Berita

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto saat berpidato secara virtual dalam pembukaan kuliah umum Golkar Institute/Ist

Politik

Airlangga: Agenda G20 Jadi Momentum Tunjukkan Kehebatan Indonesia di Mata Dunia

RABU, 27 OKTOBER 2021 | 14:42 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Gelaran Presidensi G20 di Indonesia tahun depan harus menjadi momentum untuk memamerkan capaian baik dalam penanganan pandemi Covid-19 sekaligus percepatan pemulihan ekonomi nasional di mata dunia.

"Ini adalah pertemuan terbesar dunia di antara pemimpin berpengaruh yang akan menjadi pusat perhatian dunia," kata Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto saat berpidato secara virtual dalam pembukaan kuliah umum Golkar Institute, Rabu (27/10).

Indonesia sebagai tuan rumah pertemuan G20 memiliki peluang besar untuk mengatur agenda dan membujuk negara-negara lain tentang jalan terbaik ke depan di dunia pascapandemi.


"Kita juga bisa menjadi suara dunia yang sedang berkembang dengan nada ramah tetapi bertujuan jelas, suara nalar di dunia dengan meningkatnya ketegangan kekuatan besar," lanjut Airlangga.

Tak hanya itu, Airlangga yang juga menjabat sebagai Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional ( KPCPEN) ini menyatakan, suara Indonesia harus menjadi suara kemanusiaan dan demokrasi.

"Kita harus tetap bersahabat, kita bukan mengejar ketakutan atau keangkuhan, tetapi untuk saling merangkul dalam semangat harapan dan kepentingan bersama," tegas Airlangga.

Secara khusus, Menko Perekonomian RI ini juga menyinggung pakar asal Singapura, Prof Kishore Mahbubani yang menyebut kondisi Indonesia sekarang dalam posisi yang baik.

"Indonesia adalah negara terbesar keempat di dunia, sangat beragam, dengan ribuan pulau, tempat yang tidak mudah bagi siapapun untuk memerintah. Namun, di bawah hari-hari tergelap di tengah pandemi Covid-19, kita berhasil menjaga demokrasi dan ekonomi kita relatif sehat," tandasnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Prabowo Bikin Lomba Kota Terbersih, Lima Terbaik Dapat Rp20 Miliar

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:26

Oknum Brimob di KPK Diduga Bocorkan Dokumen Perkara, Dipakai Peras Bupati Pemalang

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:18

ST Burhanuddin Mutasi 176 Jaksa, 90 Kajari Bergeser

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:17

Prabowo Wanti-wanti Konflik Timteng Bisa Meluas dan Semakin Memburuk

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:51

Deddy Sitorus Bantah Hina Wartawan dan Tantang Balik KWP

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:35

Lokataru: Kopdes Merah Putih Rawan Dimobilisasi Jadi Mesin Politik Bawah Tanah

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:26

Prabowo Tertarik Belajar Cara India Bangun 3 Juta Rumah dalam Setahun

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:21

Terima Aspirasi Guru TK, DPR Siap Agendakan Penguatan PAUD

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:19

MK: Anggaran MBG Tak Boleh Lagi Masuk Pos Pendidikan

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:12

Pembahasan RUU HAM, Perlindungan Harus Menyesuaikan Perkembangan Zaman

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:12

Selengkapnya