Berita

Presiden Joko Widodo saat menghadiri sebuah acara yang digelar PAN secara virtual/Net

Politik

Jokowi Bisa Ganti Menag Yaqut dengan Kader PAN yang Dekat Muhammadiyah

RABU, 27 OKTOBER 2021 | 08:57 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pernyataan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas yang membuat gaduh masyarakat beragama harus dijadikan momentum bagi Presiden Joko Widodo untuk menggantinya. Jokowi bisa menempatkan kader Partai Amanat Nasional (PAN) yang dekat dengan Muhammadiyah sebagai pengganti Menag Yaqut.

Direktur Pusat Riset Politik Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam menilai bahwa berdasarkan dinamika politik yang terjadi, maka Menag Yaqut layak untuk dicopot.

Di satu sisi, PAN yang sudah diperkenalkan sebagai sahabat koalisi bisa ditaruh untuk mengisi posisi tersebut.


Masuknya kader PAN juga sekaligus menepis klaim Menag Yaqut yang menyebut Kemenag adalah hadiah khusus untuk NU. Ini mengingat PAN memiliki kedekatan dengan Muhammadiyah.

"Kita tahu bahwa PAN sangat dekat dengan Muhammadiyah. Sehingga tidak salah kalau momentum ini dapat digunakan sebaik-baiknya oleh Jokowi untuk mendepak Yaqut dan memasukkan kader-kader PAN yang Muhammadiyah," ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (27/10).

Bisa juga, kata Saiful Anam, posisi Menag diberikan kepada kelompok profesional yang bukan dari partai politik. Sehingga, lebih dapat memposisikan dirinya baik terhadap seluruh agama yang diakui di Indonesia.

"Menag Yaqut saya kira sangat tidak layak dipertahankan," pungkas Saiful.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

UPDATE

Waspada Pemutihan Lahan Sawit Ilegal Secara Massal!

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:48

Pertemuan Eggi-Damai Lubis dengan Jokowi Disebut Diplomasi Tingkat Tinggi

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:23

Sudewo Juga Tersangka Suap Jalur Kereta Api, Kasus Pemerasan Jadi Pintu Masuk

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Damai Lubis Merasa Serba Salah Usai Bertemu Jokowi dan Terima SP3

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Putusan MK 234 Koreksi Sikap Polri dan Pemerintah soal Polisi Isi Jabatan Sipil

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:48

Khofifah: Jawa Timur Siap jadi Lumbung Talenta Digital Nasional

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:25

The Game Changer Kedua

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:59

Persiden Cabut Izin 28 Perusahaan, Kinerja Kemenhut Harus Tetap Dievaluasi

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:45

Evakuasi Korban Pesawat Jatuh

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:20

Pemerintah Diminta Perbaiki Jalan Rusak di Akses Vital Logistik

Rabu, 21 Januari 2026 | 04:59

Selengkapnya