Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Perdana, Astronom Berhasil Deteksi Planet di Luar Galaksi Bima Saksi

RABU, 27 OKTOBER 2021 | 08:47 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sebuah planet di luar galaksi Bima Sakti terdeteksi untuk pertama kalinya. Planet itu ditemukan di galaksi spiral M51 atau juga dikenal dengan Galaksi Pusaran Air.

Dikutip dari The National, para astronom memperkirakan planet itu bisa seukuran planet Saturnur, dengan sekitar 28 juta tahun cahaya jauhnya.

Planet ini menjadi ekstroplanet, atau planet di luar Bima Sakti, pertama yang terdeteksi.


Jaraknya ribuan kali lebih jauh dari 4.000 ekstroplanet yang telah ditemukan di dalam Bima Sakti.

Penemuan itu telah dilaporkan dalam jurnal Nature Astronomy. Makalah merinci pencarian untuk transit sinar-X di tiga galaksi di luar galaksi Bima Sakti, menggunakan Chandra dan XMM-Newton Badan Antariksa Eropa.

Dari pencarian lebih dari 200 sistem tata surya, hanya menghasilkan satu penemuan yang berhasil.

Para peneliti yang menggunakan Chandra X-ray Observatory milik NASA percaya bahwa peredupan sinar-X dalam sistem yang mereka lihat disebabkan oleh sebuah planet yang lewat di depan inti yang runtuh dari sebuah bintang raksasa atau lubang hitam.

“Kami tahu kami membuat klaim yang menarik dan berani sehingga kami berharap astronom lain akan melihatnya dengan sangat hati-hati,” kata Julia Berndtsson dari Universitas Princeton di AS.

"Kami pikir kami memiliki argumen yang kuat, dan proses ini adalah cara kerja sains," tambahnya.

Penemuan planet ini disebut dapat membuka jendela baru untuk mencari ekstroplanet lain.

“Kami mencoba membuka arena baru untuk menemukan dunia lain dengan mencari kandidat planet pada panjang gelombang sinar-X, sebuah strategi yang memungkinkan untuk menemukannya di galaksi lain,” kata Rosanne Di Stefano dari Center for Astrophysics, Harvard dan Smithsonian di Cambridge, Massachusetts, yang memimpin penelitian.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya