Berita

Politikus senior PDIP Salatiga, Teddy Sulistio, mundur dari jabatan Ketua DPC PDIP dan anggota DPR RI/Net

Politik

Mendadak Tinggalkan Kursi Ketua DPC PDIP dan DPRD Salatiga, Teddy Sulistio: Akan Terlihat Siapa Banteng Siapa Celeng, dan Siapa Benalu

RABU, 27 OKTOBER 2021 | 01:27 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kabar mengejutkan datang dari PDI P Salatiga. Dedengkot PDIP Salatiga, Teddy Sulistio mengundurkan diri sebagai Ketua DPC PDIP Salatiga sekaligus anggota DPRD Salatiga.

Kepada Kantor Berita RMOLJateng, pria kerap disapa Bung Teddy ini secara tegas menyebutkan pengunduran dirinya secara mendadak tersebut bukan karena adanya gesekan atau pun persoalan di internal partai. Mengingat, Salatiga akan memasuki pesta demokrasi pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Salatiga.

"Sudah saya tunda lama keputusan ini. Sudah empat tahun terakhir ini saya berfikir, bahwa ini saat yang tepat untuk proses regenerasi. Jangan salah, saya sudah jadi ketua partai 4 periode loh," ungkap Teddy saat menunjukkan Surat Pengunduran dirinya di Rumah Merah, Selasa malam (26/10).


Perjalanan politik Teddy selama 20 tahun terakhir di PDI Perjuangan bersama keluarga besar, tak lepas dari gemblengan orang tuanya, Djatmiko Wardoyo dan Sri Utami Djatmiko. Teddy mengaku menyelami dunia perpolitikan benar-benar dari sosok militan.

"Dari 20 tahun bergumul dengan politik, sebelumnya jadi Ketua PAC, sebelumnya lagi Ketua Ranting saya rasa tidak boleh ego dengan kepemimpinan. Yang jelas, saya tidak ingin jabatan diganti dengan cara digarong," ujarnya.

Regresi, lanjut dia, menjadi cara yang elegan memberikan kesempatan kepada generasi pembangunan saat ini.

"Saya sudah tidak bisa mengikuti zaman. Saya dilahirkan di zaman perjuangan ibarat tahun 45, kemudian memimpin kader-kader perjuangan rasanya sudah tidak sanggup. Yang pasti pengunduran diri ini, saya ingin menunjukkan regenerasi berjalan baik" paparnya.

Disinggung apakah pengunduran dirinya karena adanya kekecewaan jelang Pilkada Salatiga 2024, Bung Teddy memastikan tidak ada.

Ia menjelaskan, bahwa kekecewaan, kegembiraan, rasa haru, sudah menjadi bagian dari perjalanan perpolitikan yang ia lalui bersama keluarga besarnya secara turun temurun.

Dengan rasa bangga ia menyebut nama besar Bung Teddy saat ini berkat PDIP.

Lantas mengapa harus mundur juga sebagai anggota DPRD Salatiga mengingat 'jatah' waktunya duduk sebagai Wakil Rakyat dari Fraksi PDIP Salatiga masih tiga tahun ke depan? Bung Teddy pun memiliki alasan elegan.

"Masak mundur sebagai Ketua DPC, 'kok' tidak mundur sebagai anggota DPRD. Tidak elok lah," pungkasnya.

Sebelum mengakhiri pernyataannya, Teddy meminta maaf kepada seluruh kader, simpatisan, serta militan PDIP Salatiga atas keputusannya tersebut serta tindak tanduknya jika ada kesalahan.

Ia berjanji, akan tetap cinta dan setia sebagai kader PDIP. Termasuk, mengawal proses Pilkada Salatiga yang tinggal di pelupuk mata.

"Sampai mati saya akan ikut mengawal Pilkada 2024. Akan terlihat, siapa yang Banteng, siapa yang Celeng. Dan siapa pula yang benalu," tandasnya, dengan yang sesegera mungkin akan sowan ke Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Teddy Sulistio sebelumnya telah menunjukkan surat pengunduran diri sebagai Ketua DPC PDIP Salatiga sekaligus anggota DPRD Salatiga yang ia tanda tangani langsung dengan tinta hitam di atas kertas berlogo Banteng dan gambar dirinya sedang tertawa lebar.

Surat ditembuskan kepada Ketua DPD PDIP Jateng Ir Bambang Wuryanto,  DPC PDIP Salatiga, Fraksi PDIP Salatiga, Sesepuh DPC PDIP Salatiga, dan Ketua DPRD Salatiga.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya