Berita

Ilustrasi tes PCR/Net

Politik

Penurunan Harga Tes PCR Akan Berdampak Baik Terhadap Upaya Penanggulangan Pandemi

SELASA, 26 OKTOBER 2021 | 23:35 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) kini sedang mengkaji kemungkinan penurunan harga batas atas tes polymerase chain reaction (PCR). Kajian dan konsultasi yang dilakukan dengan berbagai pihak ini adalah tindak lanjut perintah Presiden Joko Widodo yang meminta harga tes PCR diturunkan menjadi Rp300 ribu. Publik berharap kajian ini segera rampung dan harga PCR bisa lebih murah.

Dalam pandangan anggota DPD RI, Fahira Idris, kebijakan penurunan harga tes PCR tidak hanya akan meringankan beban masyarakat terutama penumpang pesawat, tetapi juga akan berdampak besar dalam upaya Pemerintah mengendalikan pandemi yang saat ini situasinya semakin membaik.

Sejatinya, harga tes PCR yang terjangkau secara otomatis akan semakin meningkatkan jumlah tes Covid-19 yang merupakan salah satu strategi utama pencegahan penyebaran pandemi selain tracing dan treatment (3T).


“Jika harga PCR di Indonesia semakin terjangkau atau semakin murah, bukan hanya publik yang terbantu tetapi juga Pemerintah. Publik terbantu karena akan meringankan biaya perjalanan terutama jika naik pesawat. Masyarakat juga akan memilih segera melakukan tes PCR jika ada gejala ataupun kontak erat karena harganya murah," ujar Fahira Idris di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (26/10).

"Artinya, harga PCR yang terjangkau otomatis akan meningkatkan jumlah tes Covid-19 yang menjadi salah satu strategi Pemerintah mencegah penularan selain tracing dan treatmen atau 3T,” tambahnya.

Menurut Fahira, salah satu kunci keberhasilan India cepat melandaikan ledakan kasus Covid-19 yang terjadi beberapa waktu yang lalu adalah karena mampu melipatgandakan jumlah tes Covid-19.

Selain layanan tes yang dilakukan oleh Pemerintah, masyarakat juga berinisiatif melakukan tes mandiri. Proaktif masyarakat melakukan tes mandiri dikarenakan harga PCR di India sangat terjangkau.

Sebagai informasi, Pemerintah India menetapkan harga 500 rupee atau sekitar Rp 96 ribu untuk tes PCR.

Walau saat ini situasi pandemi di Indonesia semakin membaik, lanjut Fahira, tetapi implementasi 3T terutama testing harus terus dipertahankan bahkan ditingkatkan untuk menutup semua celah yang mempunyai potensi membuat kasus kembali melonjak.

Semakin banyak testing dan semakin cepat kasus ditemukan maka semakin cepat kita bisa menghentikan penyebaran virus sehingga lonjakan kasus bisa cepat dicegah.

“Jadi kebijakan menurunkan harga tes PCR juga harus dipandang sebagai upaya Pemerintah meningkatkan kapasitas testing di masyarakat. Di saat pandemi mulai terkendali seperti saat ini yang berdampak pada semakin tingginya aktivitas serta mobilitas masyarakat, testing di masyarakat harus semakin ditingkatkan," jelasnya.

"Harga PCR yang semakin terjangkau akan sangat efektif bagi Indonesia untuk menjaga agar situasi pandemi semakin terkendali,” pungkas Senator Jakarta ini.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya