Berita

'Diskusi Publik Gerakan BerkAH' di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah/RMOL

Politik

Gerakkan Ekonomi, Gerakan BerkAH Ajak Pemuda Bangun Ekosistem Digital

SELASA, 26 OKTOBER 2021 | 21:45 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Untuk mendukung UMKM bertahan di masa sulit imbas pandemi virus corona baru (Covid-19), anak muda diajak mengambil peran sebagai penggerak ekonomi.

Jurubicara Gerakan BerkAH atau Gerakan Berkreasi Bersama Airlangga Hartarto, Rega Aditya mengajak anak muda untuk megurangi dampak pandemi Covid-19. Terutama untuk mendukung UMKM bertahan di masa sulit serta membangun ekosistem digital bagi mereka.

Reza mengatakan, saat masa pandemi banyak UMKM yang mampu bertahan. Bahkan kata Reza, penjualannya meningkat karena terhubung dengan ekosistem digital.


"Tapi belum semua UMKM yang memanfaatkan digitalisasi. Untuk itu, peran generasi muda di daerah sangat dibutuhkan untuk membantu UMKM dalam mengembangkan pemasaran produk mereka hingga pasar Internasional," ujar Rega.

Hal ini disampaikan Rega saat membuka 'Diskusi Publik Gerakan BerkAH' di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (22/10).

Acara ini diikuti oleh akademisi, santri, komunitas kreatif, pengusaha, seniman, aktivis, ormas, petani, nelayan, UMKM hingga PKL.

Gerakan BerkAH adalah komunitas lintas partai, lintas ormas dan generasi muda dan tua. Gerakan ini tidak hanya menjadi wadah aspirasi dari seluruh elemen masyarakat. Akan tetapi gerakan ini juga sebagai penggerak kesadaran masyarakat khususnya anak muda untuk mendukung usaha pemerintah dalam menghadapi situasi pandemi.

Rega mengatakan, pihaknya menggelar kegiatan ini karena kagum kepada sosok Airlangga Hartarto. Menurut dia, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ini sejak awal bekerja keras menangani pandemi dan pemulihan ekonomi masyarakat.

"Sehingga kami ingin membantu beliau segera membangkitkan perekonomi nasional dengan mengumpulkan aspirasi masyarakat di berbagai daerah. Dan kegiatan dialog publik akan kami lakukan di 17 kab/kota lainnya," jelasnya.

Ketua DPD KNPI Banyumas Gigih Algano mengapresiasi inisiatif komunitas Gerakan BerkAH ini. Sebab, gerakan ini bisa merangkul dan menjadi jembatan seluruh elemen masyarakat dalam upaya pemulihan ekonomi pasca pandemi.

Dalam upaya pemulihan ekonomi, kata Gigih, memang diperlukan kolaborasi dan sinergitas antara masyarakat, terutama anak muda untuk mengoptimalkan potensi wilayah kita masing-masing. Di Kabupaten Banyumas sendiri, Gigih menyebut terdapat 7 ribu UMKM.

"Tapi masih banyak pelaku usaha yang belum memiliki literasi digital. Potensi ini yang perlu dioptimalkan dengan memanfaatkan perkembangan digital," ujarnya.

Oleh karena itu, Gigih menilai anak muda perlu serius mengembangkan industri digital di Indonesia. Sebab, kesiapan digital pelaku UMKM sangat dipengaruhi oleh optimisme dan juga kompetisi yang dimiliki oleh anak muda.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Banyumas Arief Dwi Kusuma Wardhana mengatakan, pekerjaan rumah yang harus diselesaikan yaitu bagaimana bagaimana mendorong anak muda untuk mengembangkan dan mendampingi UMKM di desa menuju digitalisasi.

Sehingga, UMKM ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di desa.

Terlebih, tambah Arief, angka usia produktif Indonesia sangat banyak dan didominasi oleh anak muda. Sehingga, diperlukan kolaborasi dan etos kerja yang kuat dari anak muda dalam mewujudkan ekosistem digital di Banyumas.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Selamatkan Aset Negara, UIN Jakarta Jalankan Integrasi SMA/SMK Triguna

Sabtu, 04 Juli 2026 | 02:16

KPK Sita Uang Rp1 Miliar Lebih dan Puluhan Kg Platinum Hasil Korupsi Bupati Langkat

Sabtu, 04 Juli 2026 | 02:00

UI Angkat Bicara soal Kajian LGBT Mahasiswa, Begini Tanggapannya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:48

Kronologi OTT Bupati Langkat, Mantan Anggota DPRD Sumut jadi Kurir Uang Suap

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:32

Badko HMI Sulbar Siap Kawal Kasus Kapolres Pasangkayu

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:16

Bupati Langkat juga Terima Cuan Jual Beli Jabatan Camat hingga Kepsek, Segini Nilainya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:56

Sinergi Kemensos-ITB Visi Nusantara Serap Lulusan Sekolah Rakyat

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:37

Bupati Langkat Diduga Minta Fee 17 Persen ke Timses Usai Raup Proyek Rp10,2 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:12

Arief Poyuono Apresiasi Danantara Gandeng KPK Bersih-bersih BUMN

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:03

Bupati Langkat Syah Afandin dan Tim Sukses Tersandung Kasus Suap

Jumat, 03 Juli 2026 | 23:48

Selengkapnya