Berita

Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Ahmad Ali/RMOL

Politik

Muncul Wacana Reuni Pecahan Golkar, Begini Respons Wakil Ketua Umum Partai Nasdem

SELASA, 26 OKTOBER 2021 | 17:16 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kemenangan besar akan terjadi di Pemilu Serentak 2024, khususnya pemilihan presiden (Pilpres) jika Partai Golkar mampu menyatukan partai politik pecahannya. Partai politik itu adalah Partai Nasdem, Gerindra, Hanura, Berkarya dan Perindo.

Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Ahmad Ali mengatakan, tidak ada masalah dengan pandangan itu. Catatannya, kebersamaan partai-partai itu harus dilandasi pada program pembangunan kebangsaan.

"Bersatu di 2024 untuk kepentingan siapa? Golkar atau bangsa? Kan itu masalahnya," ujar Ahmad Ali di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (26/10).


Ahmad Ali menegaskan, prinsipnya Partai Nasdem terbuka menjadi koalisi dengan siapapun dan bersama-sama mencari siapa calon presiden yang akan diusung.

"Kami terbuka berkoalisi dengan siapa saja kemudian kita bersama-bersama mencari calon presidenya," katanya.

Lanjutnya, Partai Nasdem di internal sudah menyepakati akan melakukan konvensi untuk menjaring figur-figur unggulan. Utamanya, tokoh di luar kader partai politik yang potensial diusung di Pilpres 2024.

"Kita harus jujur sebagak kader politik melihat di luar kader partai banyak kader bangsa yang punya integritas, yang layak untuk kita kedepankan menjadi calon presiden," pungkasnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya