Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Kapal Perang Rusia Berani Mondar-mandir di Laut Jepang, Menhan Nobuo Kishi: Situasi Keamanan Makin Parah

SELASA, 26 OKTOBER 2021 | 09:27 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Angkatan Laut Rusia dilaporkan telah mengerahkan lima kapal perangnya untuk memasuki Laut Jepang, melalui Selat Tsushima yang membuat Tokyo khawatir.

Kementerian Pertahanan Jepang pada Senin (25/10) menyebut lima kapal itu termasuk dalam kelompok 10 kapal milik Rusia dan China yang ikut serta dalam latihan bersama di Laut Jepang pada pertengahan Oktober.

Saat ini Kementerian Pertahanan sedang menganalisis alasan di balik pengerahan militer Rusia tersebut.


"Pasukan Bela Diri Maritim melihat lima kapal angkatan laut Rusia berlayar ke arah timur laut sekitar 140 kilometer barat daya Tsushima, di Prefektur Nagasaki, sekitar Sabtu (23/10) pukul 10 malam, mereka kemudian memasuki Laut Jepang," lapor Kyodo News.

Pada Minggu (24/10) sekitar pukul 10 pagi waktu setempat, sebuah helikopter terlihat lepas landas dan mendarat di sebuah fregat, salah satu dari lima kapal Rusia, sekitar 60 km timur laut Tsushima.

Menteri Pertahanan Nobuo Kishi menyatakan keprihatinannya tentang kegiatan kapal Rusia dan China.

"Situasi keamanan di sekitar Jepang menjadi semakin parah," kata Kishi.

Kishi juga menyinggung uji coba rudal balistik yang diluncurkan kapal selam oleh Korea Utara baru-baru ini.

Pada 18 Oktober, 10 kapal angkatan laut Rusia dan China melewati Selat Tsugaru, yang terletak di antara pulau Honshu dan Hokkaido. Setelah transit di selat, kapal perang memasuki Laut Cina Timur.

Patroli itu diadakan tepat setelah China dan Rusia menyelesaikan latihan angkatan laut bersama di Laut Jepang dari 14 hingga 17 Oktober.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya