Berita

Presiden Mesir Abdel Fattah Al Sisi/Net

Dunia

Empat Tahun Diberlakukan, Presiden Sisi Akhirnya Cabut Keadaan Darurat Mesir

SELASA, 26 OKTOBER 2021 | 09:14 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

RMOL. Setelah empat tahun, Mesir akhirnya akan mencabut keadaan darurat untuk pertama kalinya.

"Mesir telah menjadi sebuah oasis keamanan dan stabilitas di kawasan. Oleh karena itu, diputuskan, untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun, (kami) membatalkan perpanjangan keadaan darurat di semua wilayah negara," kata Presiden Abdel Fattah Al Sisi pada Senin (25/10).

Mesir memberlakukan keadaan darurat pada April 2017 setelah pemboman mematikan di gereja-gereja. Sejak itu Mesir secara rutin memperpanjangnya setiap tiga bulan meski situasi keamanan membaik.


Keadaan darurat memberikan wewenang kepada pihak berwenang untuk melakukan penangkapan dan menindak apa yang mereka sebut musuh negara.

Itu diterapkan selama perpanjangan tindakan keras terhadap perbedaan pendapat politik di bawah Sisi yang telah menyapu kritik liberal serta Islam selama beberapa tahun terakhir.

Pasukan keamanan Mesir juga telah memerangi pemberontakan oleh gerilyawan yang terkait dengan ISIS di Sinai utara, meskipun mereka baru-baru ini mengkonsolidasikan posisi mereka di daerah tersebut.

Aktivis Mesir terkemuka Hossam Bahgat menyambut baik keputusan itu, dengan mengatakan itu akan menghentikan penggunaan pengadilan keamanan negara darurat, meskipun itu tidak akan berlaku untuk beberapa kasus profil tinggi yang sudah dirujuk ke pengadilan semacam itu.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya