Berita

Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda/Repro

Politik

Elektabilitas Ganjar, Prabowo, Anies di Atas 10 Persen, Begini Penentu Potensinya di Pilpres 2024

SENIN, 25 OKTOBER 2021 | 14:57 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Elektabilitas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memiliki tingkat elektabilitas di atas tokoh lain yang digadang bakal maju pada Pilpres 2024 mendatang.

Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda mengatakan, dalam simulasi 15 nama Calon Presiden (Capres) 2024, Ganjar Pranowo memperoleh elektabilitas 22.9 persen, disusul Prabowo Subianto dengan 20.0 persen dan Anies Baswedan 13.5 persen.

"Berdasarkan temuan survei ini, terdapat tiga kandidat yang cukup potensial (Capres 2024) dengan angka elektabilitas di atas 10 persen, yakni Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, dan Anies Baswedan," kata Hanta Yuda saat memaparkan survei terbaru Poltracking Indonesia bertajuk "Evaluasi 2 Tahun Pemerintahan Jokowi-Maruf & Peta Politik Elektoral Pilpres 2024" yang dirilis pada Senin siang (25/10).


Namun begitu, kata Hanta Yuda, tingkat elektabilitas ketiga tokoh yang potensial menjadi Capres di Pemilu nanti itu masih bisa berubah seiring dinamika politik Tanah Air yang terjadi menjelang 2024.
 
"Mengingat, pelaksanaan Pilpres masih cukup jauh hingga tahun 2024, sangat mungkin terjadi berbagai dinamika, peristiwa, dan momentum politik yang berpotensi mengubah peta politik elektoral ke depan," katanya.

Ganjar, Prabowo, dan Anies diketahui menemapati tiga besar tokoh top of mine sebagai Capres potensial di 2024.

Sementara itu, di urutan keempat ada nama Gubenur Jawa Barat Ridwan Kamil dengan 2.4 persen, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa 2.1 persen.

Kemudian, ada Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno 1.7 persen, Ketua DPR RI Puan Maharani 1.5 persen, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono 1.3 persen, dan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dengan 0.5 persen.

Selanjutnya, ada mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo 0.4 persen, KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa 0.3 persen, Menko Polhukam Mahfud MD 0.3 persen, Menteri BUMN Erick Thohir 0.2 persen dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar 0.2 persen.

Survei secara tatap muka langsung yang digelar pada medio 3-10 Oktober 2021 ini menggunakan metode multistage random sampling dengan 1220 responden dan margin of error (MoE) kurang lebih 2.8 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya