Berita

Pemukiman di Tepi Barat/Net

Dunia

Israel Ingin Bangun 1.355 Rumah di Tepi Barat, Palestina: Ini Bencana Bagi Peluang Perdamaian

SENIN, 25 OKTOBER 2021 | 09:43 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Langkah Israel untuk membangun 1.355 unit rumah baru untuk pemukim Yahudi di Tepi Barat mendapatkan kutukan dari Palestina dan Yordania.

Lewat sebuah pernyataan pada Minggu (24/10), Kementerian Luar Negeri Palestina menyebut pembangunan pemukiman di Tepi Barat dan Yerusalem Timur adalah sebuah pengabaian Israel secara terang-terangan terhadap posisi internasional dan PBB yang menolak langkah tersebut.

"Proyek-proyek ini berdampak dan menjadi bencana bagi peluang untuk mencapai perdamaian berdasarkan prinsip solusi dua negara," kata Kemlu Palestina, seperti dikutip ANI News.


Mereka juga menyatakan Israel bertanggung jawab penuh dan langsung atas konsekuensi dari keputusannya yang melanggar semua garis merah.

Kutukan serupa juga disampaikan oleh jurubicara Kementerian Luar Negeri Yordania, Haitham Abu Al-Foul pada Minggu.

Al-Foul mendesak Israel untuk segera menghentikan pembangunan pemukiman tersebut.

"Rencana untuk membangun 3.000 unit pemukiman baru adalah langkah yang ditolak dan dikutuk, yang merupakan pelanggaran hukum internasional dan resolusi Dewan Keamanan PBB yang relevan," tegasnya.

Jurubicara itu menambahkan bahwa kebijakan pemukiman Israel di wilayah Palestina yang diduduki adalah ilegal, mengancam kemungkinan solusi dua negara dan pencapaian perdamaian yang komprehensif dan adil.

Pada Minggu, Kementerian Perumahan dan Konstruksi Israel mengumumkan tender untuk membangun 1.355 rumah di Tepi Barat. Rumah-rumah baru itu nantinya akan menambah lebih dari 2.000 tempat tinggal pemukim Israel di Tepi Barat.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

UPDATE

Fakta Sidang Blueray Cargo: Kode BC1 Mengarah ke Djaka Budi Utama

Senin, 15 Juni 2026 | 18:15

Anak Buah Bahlil Irit Bicara Usai 7 Jam Diperiksa KPK

Senin, 15 Juni 2026 | 18:08

KPU Patok Anggaran Rp4,6 Triliun di Tahapan Awal Pemilu 2029

Senin, 15 Juni 2026 | 17:59

IHSG-Rupiah Menguat Sore Ini Usai AS-Iran Sepakat Damai

Senin, 15 Juni 2026 | 17:47

Demo Mahasiswa Ucapkan Selamat Atas Kegagalan Prabowo-Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 17:46

Wapres Gibran Terima Perwakilan Mahasiswa di Tengah Unjuk Rasa

Senin, 15 Juni 2026 | 17:23

Sifra Kejar Cita-cita di Sekolah Rakyat Demi Bantu Orang Tua Disabilitas

Senin, 15 Juni 2026 | 17:19

Demi Kepercayaan Masyarakat, Mahasiswa UBK Desak MBG Dihentikan

Senin, 15 Juni 2026 | 17:06

Komisi II DPR: KPU dan Bawaslu akan Tetap Eksis di 2027

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

DPR Minta Kejagung Tingkatkan Anggaran Perkara untuk Kejati dan Kejari

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

Selengkapnya