Berita

ISIS mengaku bertanggung jawab atas ledakan bom di Uganda/Net

Dunia

ISIS Serang Uganda, Ledakan Bom Guncang Restoran Daging Babi

SENIN, 25 OKTOBER 2021 | 09:23 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Ledakan bom mengejutkan warga ibukota Uganda, Kampala pada Sabtu malam (23/10). Sehari setelahnya, ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Lewat sebuah pernyataan yang diunggah di saluran Telegram pada Minggu malam (24/10), ISIS mengatakan beberapa anggotanya meledakkan alat peledak di sebuah bar, yang menjadi pertemuan anggota dan mata-mata pemerintah Tentara Salib Uganda di Kampala.

"Bom itu, yang dikemas dengan paku dan pecahan peluru, menargetkan sebuah restoran daging babi di pinggiran ibu kota," kata polisi pada Minggu, seperti dimuat Reuters.


Informasi yang dikumpulkan menunjukkan bahwa tiga pria, menyamar sebagai pelanggan, mengunjungi restoran, meletakkan tas plastik di bawah meja dan pergi beberapa saat sebelum ledakan.

Polisi menyebut, ledakan itu menewaskan seorang pelayan berusia 20 tahun dan melukai tiga orang, dua di antaranya dalam kondisi kritis.

Presiden Yoweri Museveni mengatakan serangan itu tampaknya merupakan aksi teroris.

Pada tahun 2010, kelompok militan Islam Somalia al Shabaab membunuh puluhan orang di Kampala dalam serangan bom, mengatakan itu menghukum Uganda karena mengerahkan pasukan di Somalia.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya