Gambar menunjukkan anak-anak pengungsi yang tinggal di sebuah tenda darurat yang dibangun di taman di Kabul/RMOL
Gambar menunjukkan anak-anak pengungsi yang tinggal di sebuah tenda darurat yang dibangun di taman di Kabul/RMOL
Kabar pilu terbaru datang dari di wilayah barat Kabul. Sebanyak delapan anak meninggal dunia baru-baru ini karena mengalami kelaparan parah. Kedelapan anak itu tidak memiliki wali atau pencari nafkah. Mereka tinggal di kota Etefaq, di distrik ke-13 Kabul, di dataran Barchi.
Jasad mereka dimakamkan oleh Mohammad Ali Bamiani, seorang ulama dan orator di salah satu masjid di Kabul barat. Bamiani mengatakan bahwa tetangga mereka sebelumnya telah memberi anak-anak tersebut roti dan makanan. Menurut Bamyani, anak-anak yang terdiri dari empat anak laki-laki dan empat anak perempuan itu meninggal karena mengalami kelaparan parah. Jasad mereka kemudian dimakamkan oleh penduduk setempat di pemakaman umum di kaki Gunung Qorgh.
Populer
Senin, 16 Februari 2026 | 12:00
Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12
Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18
Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59
Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17
Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19
Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05
UPDATE
Selasa, 24 Februari 2026 | 21:44
Selasa, 24 Februari 2026 | 21:42
Selasa, 24 Februari 2026 | 21:18
Selasa, 24 Februari 2026 | 20:56
Selasa, 24 Februari 2026 | 20:55
Selasa, 24 Februari 2026 | 20:21
Selasa, 24 Februari 2026 | 20:19
Selasa, 24 Februari 2026 | 19:52
Selasa, 24 Februari 2026 | 19:29
Selasa, 24 Februari 2026 | 19:25