Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

Peringatan Pejabat Senior WHO: Pandemi Covid-19 Bisa Berlangsung hingga 2022

SABTU, 23 OKTOBER 2021 | 07:34 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pandemi Covid-19 bisa berlangsung hingga 2022. Gagalnya negara-negara miskin memperoleh vaksin Covid-19 adalah faktor utama yang akan menyebabkan pandemi berlangsung berlarut-larut.

Bruce Aylward, salah satu pejabat senior Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan hal itu dalam sebuah pernyataannya kepada AFP, Jumat (22/10).

“Kami benar-benar perlu mempercepat (penanganan pandemi). Anda tahu? Pandemi ini akan berlangsung selama satu tahun lebih lama dari yang seharusnya," lanjutnya.


Dia mengimbau negara-negara kaya untuk ikut berpartisipasi dalam antrian vaksin, sehingga perusahaan farmasi dapat memprioritaskan negara-negara berpenghasilan rendah. Dia juga mengingatkan agar negara-negara kaya perlu "menginventarisasi" komitmen sumbangan mereka.

Pernyataan Alyward soal kurangnya pasokan vaksin ke negara miskin sesuai dengan laporan BBC, di mana mereka mengatakan bahwa sebagian besar vaksin telah 'diborong' oleh negara-negara berpenghasilan tinggi atau menengah ke atas, sementara Afrika hanya menerima 2,6 persen dari dosis yang diberikan secara global.

Hanya sekitar 5 persen populasi Afrika yang telah divaksinasi, dibandingkan dengan 40 persen di sebagian besar benua lain.

Mengutip laporan AFP, hingga saat ini virus corona telah menewaskan sedikitnya 4,9 juta orang sejak wabah itu muncul di China pada bulan Desember 2019, sementara hampir 242 juta kasus telah terdaftar.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya