Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

AS dan Inggris Cs Kompak Kutuk Uji Coba Rudal Kapal Selam Korea Utara

KAMIS, 21 OKTOBER 2021 | 11:43 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS), Inggris, dan Prancis kompak menyoroti peluncuran rudal balistik dari kapal selam atau SLBM tipe baru oleh Korea Utara.

Menjelang pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB pada Rabu (20/10), ketiga negara tersebut mengutuk peluncuran SLBM Korea Utara sebagai provokasi baru.

Tanpa berbicara tentang kemungkinan sanksi baru atau tindakan bersama oleh dewan, mereka mengatakan akan menyerukan sanksi internasional yang ada untuk diterapkan secara lebih efektif.


Korea Utara sendiri telah membela uji coba yang dilakukannya, dengan menyebutnya perlu untuk pertahanannya sendiri. Pyongyang juga menyalahkan AS atas meningkatnya ketegangan di kawasan itu.

Alih-alih, jurubicara Kementerian Luar Negeri Korea Utara pada Kamis (21/10) menuduh AS "standar ganda" atas pengujian senjata.

"Ini adalah standar ganda yang jelas bahwa AS mencela kami karena mengembangkan dan menguji sistem senjata yang sama yang sudah atau sedang dikembangkannya, dan itu hanya menambah kecurigaan pada ketulusan mereka setelah mengatakan bahwa mereka tidak memiliki permusuhan terhadap kami," kata jurubicara kementerian luar negeri, seperti dikutip KCNA.

Pyongyang telah secara bertahap meningkatkan persenjataan militernya sejak pembicaraan tentang denuklirisasi gagal pada 2019.

Selain AS, Inggris, dan Prancis, ada beberapa negara lain yang turut mengecam Korea Utara.

“Kami dengan tegas mengutuk tindakan provokatif ini yang merupakan pelanggaran nyata terhadap resolusi Dewan Keamanan PBB,” kata Dutabesar Irlandia, Geraldine Byrne Nason.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

VFive Group Salurkan Zakat Usaha Lebih dari Rp10 Miliar

Minggu, 18 Januari 2026 | 19:48

Parpol Ditantang Buat Komitmen Nasional Anti-Politik Uang

Minggu, 18 Januari 2026 | 19:32

Black Box Pesawat ATR 42-500 Ditemukan!

Minggu, 18 Januari 2026 | 18:55

KPK Masih Kuliti Dugaan Rasuah BPKH

Minggu, 18 Januari 2026 | 18:24

Denny JA Ungkap Akar Etika Kerja dan Kejujuran Swiss dari Reformasi Zurich

Minggu, 18 Januari 2026 | 18:20

Potongan Bangkai Pesawat ATR 400

Minggu, 18 Januari 2026 | 17:53

Haji Suryo Bangun Masjid di Tanah Kelahiran

Minggu, 18 Januari 2026 | 17:32

Lawatan LN Perdana 2026, Prabowo Sambangi Inggris dan Swiss

Minggu, 18 Januari 2026 | 17:15

Kebijakan Paket Ekonomi Lanjut Prioritaskan UMKM dan Lapangan Kerja

Minggu, 18 Januari 2026 | 16:56

Prabowo Jadi Saksi Nikah Sespri Agung Surahman, Jokowi Ikut Hadir

Minggu, 18 Januari 2026 | 16:55

Selengkapnya