Berita

Ilustrali/Net

Dunia

Hari Keenam Hilangnya Bocah Empat Tahun saat Berkemah, Polisi Australia Masih Temui Jalan Buntu

KAMIS, 21 OKTOBER 2021 | 10:05 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Di tengah harapan yang semakin memudar, polisi Australia terus berupaya mencari keberadaan Cleo Smith, anak perempuan berusia empat tahun yang hilang, diduga diculik saat berkemah bersama orangtuanya pekan lalu.

Hingga hari keenam menghilangnya bocah kecil itu, polisi yang dibantu Angkatan Bersenjata Australia (ADF) mengatakan mereka masih belum memiliki tersangka dalam kasus tersebut.

Namun demikian, kemungkinan bahwa Cleo diculik semakin menguat setelah polisi pada Rabu (20/10), mengungkapkan satu petunjuk penting yang mengarah pada dugaan penculikan, yaitu ritsleting tenda tempat dia tidur namoak terbuka lebih tinggi dari yang bisa Cleo capai.


"Posisi ritsleting terbuka dengan penuh di pintu masuk yang paling dekat dengan tempat gadis kecil itu tidur, adalah salah satu indikasi yang mengarah pada dugaan penculikan, kami sangat mengkhawatirkan keselamatan Cleo," kata inspektur Jon Munday, seperti dikutip dari 9News, Kamis (21/10).

Tenda tersebut saat ini telah disita untuk pemeriksaan forensik.

Dalam perkembangannya, polisi telah menanyai lebih dari 20 pelanggar seks terdaftar yang tinggal di dekat wilayah hilangnya Cleo, sementara pihak berwenang juga mencoba melacak semua pekemah yang mungkin hadir pada saat hilangnya bocah tersebut.

Petugas juga mengatakan dalam agenda mereka bahwa pihaknya sedang menyelidiki laporan tentang suara decit ban mobil di sekitar waktu saat-saat Cleo menghilang.

Cleo terakhir terlihat pada pukul 1.30 pagi pada Sabtu (16/10) ketika dia membangunkan ibunya untuk meminta air minum.  Dia kembali tidur dengan piyama merah mudanya tak lama setelah itu.

Pada pagi hari, dia dan kantong tidurnya telah menghilang.

Polisi mengatakan mereka tidak akan berhenti mencari di daerah di mana Cleo terakhir terlihat sampai mereka yakin dia tidak ada di sana.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya