Berita

Silaturahmi kebangsaan antara Partai Demokrat dengan Partai Golkar Karanganyar/RMOLJateng

Politik

Buka Peluang Koalisi di 2024, Partai Demokrat dan Golkar Karanganyar Jaga Sinergitas

RABU, 20 OKTOBER 2021 | 05:55 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Hubungan harmonis antara dua partai politik besar yakni DPD II Partai Golkar dan DPC Demokrat Karanganyar terus terjalin.

Kedua parpol ini terus menjalin komunikasi politik menyatukan visi untuk bisa memberikan kontribusi semaksimal mungkin kepada masyarakat Karanganyar.  

Jalinan komunikasi juga diwujudkan dalam agenda silaturahmi kebangsaan antara dua parpol pada Senin kemarin (18/10) di Kantor DPC Partai Demokrat Karanganyar.


Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Karanganyar, Ilyas Akbar Almadani mengatakan, hubungan baik antara dua parpol sudah lama terjalin. Bukan hanya di tingkatan atas saja namun hingga ke daerah.

"Dan hubungan baik di ranah DPP itu kita mengejawantahkan untuk terus membangun hubungan baik juga di tingkat kabupaten," jelas Ilyas, Selasa (19/10), dikutip Kantor Berita RMOLJateng.

Ilyas menambahkan, jika dirunut kembali, komunikasi antara Golkar dan Demokrat telah terjalin, berkoalisi dan bersinergi, sejak Pilkada 2018. Kala itu Demokrat merupakan partai koalisi pertama yang memberikan dukungan kepada Bupati Juliyatmono kembali maju dalam Pilkada Kabupaten Karanganyar.

"Sangat penting kiranya kita silaturohim untuk berkomitmen mendukung dan mensukseskan program Juliyatmono - Rober sampai akhir 2023, agar lima program unggulan yang diharapkan masyarakat bisa terealisasi semuanya," lanjut Ilyas.  

Sementara itu, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Karanganyar, Tri Hariadi menegaskan, pihaknya akan tetap memegang komitmen dan konsisten sebagai salah satu partai pendukung pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Rober Christanto.

"Oleh karena itu Partai Demokrat Karanganyar juga memiliki tanggung jawab untuk selalu mendukung kebijakan bupati dan wakil bupati Karanganyar tersebut untuk mensejahterakan masyarakat Karanganyar," imbuh Tri Hariadi.

Tri Hariadi juga menyebut saat ini figur pemimpin muda yang mulai mendominasi. Menurutnya hal tersebut sebagai sebuah regenerasi. Dan sudah selayaknya partai Demokrat memiliki pandangan kini masanya anak muda tampil  menjadi pemimpin.

"Ini penting untuk regenerasi kedepan. Kebetulan Golkar di Karanganyar diketuai oleh anak muda," ungkapnya.

Tri Hariadi juga menegaskan partai Demokrat bersama Partai Golkar tetap berkomitmen bisa seiring dan seirama untuk menjaga sinergitas sampai dengan kontestasi politik 2024.

"Sinergitas akan tetap kita pelihara. Tapi terlepas dari itu, politik itu cair dan dinamis. Jadi bagaimana kita bisa memelihara hubungan kedua partai ini untuk bisa berjalan terus sampai 2024," pungkasnya. 

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya