Berita

Sir David Amess, anggota parlemen Konservatif Inggris/Net

Dunia

Anggota Parlemen Inggris Tewas Ditikam Pemuda Tak Dikenal di Gereja

SABTU, 16 OKTOBER 2021 | 06:46 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Nasib tragis dialami David Ames, anggota parlemen Konservatif Inggris yang harus meregang nyawa setelah ditikam beberapa kali saat ia mengadakan pertemuan di sebuah gereja Methodist di daerah pemilihannya di Southend West, Jumat siang (15/10) waktu setempat.

Tragedi penusukan itu bermula saat seorang pria berlari ke Gereja Metodis Belfairs di Leigh-on-Sea, Essex, kemudian langsung menyerang dan menikam Ames berulang kali hingga tewas.

Polisi Essex mengkonfirmasi, paramedis berdatangan untuk menolong Amess, Ia sempat mendapat perawatan di gereja tempat ia diserang. Namun, tiga jam setelah itu Ames meninggal karena luka-lukanya yang cukup parah.


Polisi dikerahkan untuk mengamankan lokasi, lengkap dengan sejumlah helikopter yang hilir mudik berpatroli. Seorang pria berusia 25 tahun telah ditangkap sehubungan dengan penusukan tersebut.

“Kami mendapat laporan tentang penusukan di Eastwood Rd North tak lama setelah pukul 12.05. Kami juga telah menangkap seorang pria tak lama setelah kejadian," kata polisi, seperti dikutip dari Russian Today.

Sebelumnya, anggota parlemen itu telah men-tweet pada Selasa lalu bahwa dia akan hadir di Gereja Metodis Belfairs untuk mengatakan pertemuan pada Jumat (15/10).

Anggota parlemen oposisi Stephen Timms menulis di Twitter bahwa ia sangat terkejut dengan kabar buruk itu.

“Terkejut mendengar serangan terhadap (David Amess) hari ini. Saya mengenalnya dengan baik, dan mendoakannya dengan harapan terbaik saat kami menunggu berita lebih lanjut," katanya.

Timms sendiri pernah ditikam saat rapat konstituen pada 2010.

Amess, seorang anggota parlemen  terkemuka, telah menjabat sebagai anggota Southend West sejak 1997. Dia sebelumnya menjabat sebagai anggota parlemen untuk Basildon.

Menteri Dalam Negeri Priti Patel menyampaikan duka citanya dan meminta semua pasukan polisi untuk meninjau pengaturan keamanan untuk anggota parlemen 'dengan segera'.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya