Berita

Gubernur Lemhannas, Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo/Net

Politik

Kata Gubenur Lemhannas TNI Milik Presiden, Lantas Enggak Boleh Bela Rakyat yang Tertindas?

JUMAT, 15 OKTOBER 2021 | 14:16 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pernyataan Gubernur Lemhanas, Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo, yang menyebut jika narasi TNI bersama rakyat adalah keliru, terus menuai reaksi beragam dari berbagai kalangan masyarakat.

Karena dengan pernyataan itu, Agus Widjojo juga menyatakan bahwa sesungguhnya TNI adalah milik Presiden. Sehingga yang disampaikan Agus menyisakan pertanyaan terkait asal muasal TNI, yang sebenarnya publik mengetahuinya berasal dari rakyat.

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL melalui sambungan telpon, Jumat (15/10).


"Itu (pernyataan Agus Widjojo) yang jadi pertanyaan kita semua. TNI kan lahir dari rakyat," ujar Ujang.

Dosen Ilmu Politik Universitas Al-Azhar Indonesia ini menilai, TNI memang alat negara yang bisa dikendalikan oleh Kepala Negara dalam setiap melancarkan tugas kenegaraannya.

"TNI alat negara, usernya memang presiden. Presiden yang pegang kendali. Namun persoalannya apakah TNI tak boleh membela rakyat yang tertindas?" tutur Ujang penuh heran.

Atas dasar itu, Ujang menyebut TNI yang notabene berasal dari rakyat dan dipegang presiden bukan berarti narasi TNI bersama rakyat itu keliru.

"Meskipun setelah lahir dari rakyat, lalu tumbuh, dewasa, dan besar dipegang oleh presiden," tukasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya