Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Sydney Australia Cabut Wajib Karantina Bagi Pelancong Internasional yang Sudah Divaksin

JUMAT, 15 OKTOBER 2021 | 12:00 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Australia, khususnya Sydney, akan mencabut aturan wajib karantina bagi para pelaku perjalanan internasional yang sudah divaksinasi Covid-19 secara penuh.

Berbicara kepada wartawan pada Jumat (15/10), Perdana Menteri New South Wales (NSW) Dominic Perrottet mengumumkan aturan itu akan berlaku mulai 1 November.

"Kami ingin orang-orang kembali, kami memimpin bangsa keluar dari pandemi. Kami membuka Sydney dan New South Wales kepada dunia," kata Perrottet, seperti dikutip News18.


Sejak melaporkan kasus Covid-19, Australia menutup perbatasan internasionalnya pada Maret 2020. Mereka yang diizinkan masuk hanya untuk warga negara dan penduduk tetap. Meski begitu, mereka juga harus menjalani karantina hotel selama dua pekan dengan biaya sendiri.

Pada Juli tahun ini, pemerintah federal mengeluarkan rencana untuk membuka perbatasan internasional secara bertahap, dimulai dari negara-negara yang aman dengan tingkat vaksinasi penuhnya mencapai 80 persen.

Tetapi pemerintah federal sendiri belum memberikan komentar atas rencana pembukaan perbatasan oleh negara bagian NSW.

Sejauh ini, NWS memiliki program vaksinasi yang meju. Pada akhir pekan ini diperkirakan 80 persen orang dewasa di NWS telah divaksinasi secara penuh.

Sedangkan negara bagian lain diperkirakan masih membutuhkan waktu berpekan-pekan untuk mencapai tingkat itu.

Selain itu, infeksi harian di NSW juga telah berkurang, dari 1.599 kasus pada awal September menjadi hanya 399 pada Jumat.

Tetangganya, negara bagian Victoria melaporkan 2.179 kasus baru, dari rekor 2.297 sehari sebelumnya.

Totalnya, Australia sudah melaporkan sekitar 139 ribu kasus dengan 1.506 kematian.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

UPDATE

Adab di Atas Selebrasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:12

Belgia vs Mesir Berbagi Skor 1-1

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:10

Pidato Bernuansa Sindiran Berpotensi Memicu Reaksi Balik Publik

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:39

Membongkar Skandal #SellIndonesia, Hebatnya Rupiah Menguat

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:19

Edura School Jawab Tantangan Guru di Era Digital

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:03

SEI Bongkar Dampak Kebijakan Batu Bara Bahlil: Pasokan Tersendat, Listrik Alami Gangguan!

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:37

Mahfud MD: UU Polri Abaikan Komisi Reformasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:24

ART Indonesia Disiksa Mirip Samsak Tinju di Malaysia

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:01

Kerja Prabowo Sudah Bagus, tapi Jangan Pidato Meledek Lagi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:29

Sambut 1 Muharam Setop Saling Fitnah dan Provokasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:25

Selengkapnya