Berita

Menteri BUMN, Erick Thohir/Net

Politik

Bisnis Jalan Tol Bukan Seperti Jualan Kacang Goreng! Jokowi Seharusnya Cari Pengganti Erick Thohir

KAMIS, 14 OKTOBER 2021 | 18:38 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pelepasan saham anak perusahaan PT Waskita Karya yaitu PT Waskita Toll Road di PT Cibitung Tanjung Priok Port Toolways mengemuka di publik. Pasalnya, di media sosial publik membicarakan biaya Tol Cibitung-Cilincing yang mencapai Rp 10,8 triliun, tapi saham yang dijual hanya Rp 2,44 triliun.

Divestasi tol Waskita ini ikut disoroti Direktur Fine Institute, Kusfiardi, dalam diskusi series Tanya Jawab Cak Ulung bertajuk "Untung Buntung Divestasi Jalan Tol", bersama Direktur PRPHKI Saiful Anam, Kamis (14/10).

Menurut Kusfiardi, pembangunan jalan tol tidak bisa dilihat hanya dari kacamata bisnis semata. Jauh dari itu, harus mampu membangun ekonomi di internal BUMN.


"Karena ini enggak sama dengan orang jualan kacang goreng, atau jualan pisang goreng," ujar Kusfriadi dalam diskusi virtual yang diselenggarakan Kantor Berita Politik RMOL ini.

Dalam persoalan ini, justru Kusfiardi mendorong Presiden Joko Widodo mencari seorang Menteri BUMN yang mampu men-generate perusahaan-perusahaan plat merah secara baik, dan bukan semata-mata mengejar keuntungan.

"Ini kan Pak Jokowi sudah digiring sedemikian rupa, untuk melihat BUMN itu supaya BUMN-nya untung," tuturnya.

Meski baru-baru ini Waskita mengklaim mendulang untung sebesar Rp 520 miliar dari penjualan saham anak perusahaannya, namun Kusfiardi memandang sebaliknya.

Katanya, keuntungan BUMN bukan salah satu indikator pencapaian, namun ada daya dorong dan dampak dari usaha yang dilakukan BUMN.

"Jadi keberadaan output dari satu BUMN harus dilihat multiplier effect-nya, keuangan kita secara luas lagi. Dengan begitu kita tidak bisa men-judge satu BUMN ini buruk kinerja, karena secara keuangan dia merugi," ucapnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya