Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Prediksi Faisal Basri, tanpa Langkah Strategis Indonesia Bangkrut Sebelum Era Jokowi Berakhir

RABU, 13 OKTOBER 2021 | 17:55 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Jika tidak ada langkah strategis dari pemerintah, ancaman kebangkrutan ekonomi di Indonesia akan terjadi bahkan sebelum masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo berakhir di tahun 2024.

Begitu dikatakan ekonom senior Faisal Basri dalam Gelora Talk bertajuk "Covid-19 dan Ancaman Kebangkrutan Dunia Usaha", Rabu (13/10).

"Kebangkrutan itu tidak bisa terlalu lama, sebelum 2024, pemerintah ini sudah bangkrut," ujar Faisal Basri.

Salah satu indikator yang disoroti Faisal, adalah keputusan BUMN PT Waskita Karya yang menjual saham kepemilikan ruas Tol Cibitung-Cilincing senilai Rp 2,44 triliun.

"Waskita menjual jalan tol Rp 2 triliun, padahal investasinya Rp 11 triliun, kan lama-lama bangkrut (keuangan negara)," terangnya.

Dia berharap, Presiden Jokowi segera sadar bahwa keuangan negara sedang di bawah ancaman dan perlu langkah taktis untuk menyelamatkan itu.

Salah satunya, kata Faisal adalah menyingkirkan orang-orang di sekitar Jokowi.

"Presidennya (harus) sadar membersihkan orang-orang sekelilingnya dari orang seperti Moeldoko, Ali Ngabalin, Luhut Pandjaitan, kalau tidak ya wudah terima risiko," pungkasnya.

Populer

Disuntik Vaksin Covid-19 Campuran Sinovac dan AstraZeneca, Seorang Pria Thailand Alami Pendarahan Otak Hingga Meninggal Dunia

Rabu, 13 Oktober 2021 | 09:31

Jenderal Andika Perkasa Angkat Brigjen Junior Tumilaar Jadi Stafsus

Minggu, 10 Oktober 2021 | 12:28

Saiful Anam: Gubernur Lemhanas Anggap Presiden Seperti Tong Sampah, Layak Dipecat

Rabu, 13 Oktober 2021 | 08:21

Dicopot dari Waka BSSN, Komjen Dharma Pongrekun Ditarik ke Mabes Polri

Sabtu, 09 Oktober 2021 | 02:47

Moeldoko Mencoreng Muka Sendiri dengan Menyerang Mahfud MD

Kamis, 14 Oktober 2021 | 18:14

PM Lee Hsien Loong: Lonjakan Kasus Covid-19 Terjadi Lantaran Kekebalan Populasi Alami Singapura Rendah

Minggu, 10 Oktober 2021 | 07:40

Angkat Bicara Soal Kasus Brigjen Junior, Ketum PPAD: Pimpinan TNI Perlu Kearifan Tinggi

Selasa, 12 Oktober 2021 | 22:18

UPDATE

Hari Bangkit

Rabu, 20 Oktober 2021 | 05:18

Drama di Metropolitano, Penalti Salah Pastikan Liverpool Tundukkan Atletico

Rabu, 20 Oktober 2021 | 04:59

PKB Optimistis Jagoannya Bakal Jadi Bupati Probolinggo pada 2024

Rabu, 20 Oktober 2021 | 04:28

OTT Komplotan Koruptor Lebih Hina dari Komplotan Copet

Rabu, 20 Oktober 2021 | 03:57

Terus Galang Kekuatan, Relawan Ganjar Pranowo Jabar Tak Hanya Diisi Kader PDIP

Rabu, 20 Oktober 2021 | 03:29

Sidang Kasus Asabri: Betty Halim Akui Heru Hidayat Pemilik Millennium Capital Management

Rabu, 20 Oktober 2021 | 02:57

Setuju Jokowi 3 Periode, Ketua PDIP Salatiga: Kalau Perlu Empat atau Lima Periode!

Rabu, 20 Oktober 2021 | 02:46

Mahfud MD: Korban Pinjol Ilegal Tak Perlu Bayar Utang

Rabu, 20 Oktober 2021 | 02:22

Temukan Anak Prajurit dalam Kondisi Memprihatinkan, Jenderal Andika Tanggung Biaya Pengobatan Hingga Sembuh

Rabu, 20 Oktober 2021 | 01:58

Golkar Karanganyar Mantap Usung Ilyas Akbar Almadani Jadi Cabup 2024

Rabu, 20 Oktober 2021 | 01:41

Selengkapnya