Berita

Ketum Perempuan Tani HKTI, Dian Novita dalam pertemuan bersama Mentan Syahrul Yasin Limpo, Rabu, 13 Oktober 2021/Ist

Nusantara

Kementan: Pertanian yang Terintegrasi bersama Perempuan Tani HKTI Jadi Terobosan Meningkatkan Ketahanan Pangan

RABU, 13 OKTOBER 2021 | 16:55 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kementerian Pertanian (Kementan) melalui beragam program startegis yang dicanangkan, berupaya agar pembangunan pertanian dapat dilakukan dan dirasakan semua lapisan masyarakat terutama para perempuan.

Kementan juga mendorong Perempuan Tani HKTI untuk membuat sistem pertanian terpadu, Integrated Farming System, untuk mewujudkan kedaulatan pangan pada pertanian yang maju, mandiri dan modern.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, pertanian yang terintegrasi bersama Perempuan Tani HKTI merupakan terobosan untuk meningkatkan produksi dan memperkuat ketahanan pangan nasional.


"Ini adalah langkah nyata kebersamaan Kementan dengan Perempuan Tani HKTI untuk menjadikan pertanian Indonesia semakin kuat,” terangnya dalam sebuah Audiensi bersama di kantor Kementan, Rabu (13/10).

Sejauh ini semua program yang dicanangkan Kementan untuk pembangunan pertanian dapat dirasakan semua lapisan masyarakat terutama para perempuan.

Hal itulah yang mendorong Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) memberikan penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) 2020 kepada Kementan karena sukses mengimplementasikan Pengarusutamaan Gender (PUG) lewat beragam program stategisnya.

"Harapan ke depannya petani-petani perempuan akan semakin maju, berdaya saing dan dapat bersinergi  dalam melaksanakan pembangunan pertanian," kata Yasin Limpo, saat menyampaikan ucapan terimakasih kepada Menteri PPPA atas kerjasama yang telah terjalin baik dalam rangka pelaksanaan strategi PUG di lingkungan Kementan.

Ketum Perempuan Tani HKTI, Dian Novita ikut mengapresiasi pencapaian tersebut. Ia mengatakan pencapaian Kementan terutama dalam mencetak petani muda baru yang didalamnya ada para perempuan, merupakan komitmen Kementan untuk melibatkan perempuan dalam pembangunan pertanian.
 
"Jangan lupa, di antara petani-petani muda baru itu ada juga perempuannya. Ini suatu terobosan dari Kementan yang sangat baik," ujar Dian, dalam rilis yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (13/10).

"Kita ketahui perempuan adalah pembawa peradaban. Ini bukti keseriusan dan komitmen Pak menteri dalam mendukung mewujudkan pertanian yang modern dan presisi, namun tidak melupakan peran-peran perempuan Indonesia," kata Dian usai bertemu dengan Mentan di kantor Pusat Kementan.  

Berdasarkan Surat Keputusan Menteri PPPA Republk Indonesia No 66 Tahun 2021 tentang Penerima Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya tahun 2020, Kementan untuk ke-tiga kalinya mendapatkan Anugerah Pengahrgaan level tertinggi yaitu level Mentor sejak tahun 2016, 2018 dan 2020.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya