Berita

CEO JPMorgan Chase, Jamie Dimon/Net

Dunia

CEO JPMorgan Jamie Dimon Sebut Bitcoin Mata Uang Tak Berharga

RABU, 13 OKTOBER 2021 | 15:39 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sementara banyak orang yang mulai berinvestasi lewat bitcoin karena nilainya semakin tinggi, CEO JPMorgan Chase, Jamie Dimon, malah melabeli mata uang digital itu sebagai sesuatu yang tidak berharga.

Selama pertemuan puncak virtual, Dimon berbagi pandangan pribadinya tentang mata uang digital. Meskipun ia bukan penggemar bitcoin, dia mengatakan tidak akan menghalangi transaksi yang sah.

"Saya pribadi berpikir Bitcoin tidak berharga, tetapi saya tidak ingin menjadi juru bicara," kata Dimon, seperti dikutip dari 9News, Selasa (13/10).


"Klien kami adalah orang dewasa, mereka tidak setuju. Itulah yang membuat pasar. Jika mereka menginginkan akses untuk membeli dan menjual Bitcoin kami dapat memberi mereka akses yang sah dan sebersih mungkin," ujarnya.

JPMorgan Chase sendiri tidak memiliki Bitcoin, dan Dimon memprediksi bahwa mata uang tersebut akan menghadapi regulasi ekstrim setelah mendapatkan legitimasi.

Bitcoin telah melonjak secara radikal selama pandemi Covid-19 sepanjang tahun 2020 dan 2021.

Satu Bitcoin saat ini bernilai lebih dari 56.401 dolar AS, setelah pulih dari level terendah 2021 hanya di atas 29.376 dolar AS.

Cryptocurrency melakukan kebangkitan selama pandemi Covid-19, ketika banyak yang berinvestasi dalam cryptocurrency karena tidak memiliki hubungan dengan ekonomi atau negara yang terpusat.

Saat ini bitcoin bahkan telag menjadi alat pembayaran yang sah di El Salvador, dan menurut analis pasar eToro Simon Peters, Brasil mungkin menjadi yang berikutnya.

"Brasil akan segera mengadopsi Bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah, mengikuti jejak El Salvador," kata Peters.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya