Berita

Presiden Ekuador Guillermo Lasso/Net

Dunia

Ada Nama Presiden, Parlemen Ekuador Sepakat Buka Investigasi Pandora Papers

SELASA, 12 OKTOBER 2021 | 12:14 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Parlemen Ekuador memutuskan untuk membuka penyelidikan terhadap Presiden Guillermo Lasso yang namanya masuk dalam daftar Pandora Papers.

Keputusan itu didasarkan pada pemungutan suara mosi yang diajukan oleh anggota parlemen, Ronny Aleaga Santos untuk membuat komisi transparansi terkait dugaan tersebut.

"Pleno Majelis Nasional menyetujui 105 suara rancangan resolusi yang menginstruksikan komisi khusus permanen tentang hak konstitusional, hak asasi manusia, dan hak kolektif untuk menyelidiki Pandora Papers, perusahaan cangkang, dan surga pajak. Laporan akan disajikan ke pleno dalam waktu 30 hari," kata parlemen, seperti dikutip Sputnik, Selasa (12/10).


Pada awal Oktober, Konsorsium Jurnalis Investigasi Internasional (ICIJ) meluncurkan Pandora Papers, kebocoran lebih dari 11,9 juta dokumen keuangan yang menyoroti kegiatan lepas pantai lebih dari 300 tokoh politik global terkemuka, termasuk Lasso.

Menurut Pandora Papers, Lasso terkait dengan 10 perusahaan lepas pantai dan perwalian di Panama, South Dakota, dan Delaware.

Dua perwalian, Bretten Trust dan Liberty US Trust, di South Dakota diduga digunakan oleh presiden untuk mengendalikan bisnis Panama-nya.

Presiden sendiri mengatakan kepada ICIJ dalam sebuah surat tertanggal 27 September bahwa dia tidak ada hubungannya dengan kedua perwalian itu.

ICIJ mengatakan bahwa perusahaan dan dana lepas pantai terkait Lasso lainnya yang disebutkan dalam Pandora Papers dibubarkan pada 2017 sebelum ia menjadi kandidat presiden.

Lasso membenarkan bahwa perusahaan-perusahaan itu "dibubarkan secara hukum" dan menambahkan bahwa setiap penggunaan entitas di pihaknya di masa lalu adalah sah.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Penumpang Kereta Bandara Tembus 6,2 Juta Pelanggan Hingga Mei 2026

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:20

Fantastis! Harta Menteri dari PAN Trenggono Melejit Setengah Triliun dalam Setahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:15

Prabowo Dorong WNI Masuk Pasar Kerja Teknologi Jerman

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:11

Warna-warni Kendaraan Hias Meriahkan Perayaan 1 Muharam

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:10

Oktasari: Kritik Boleh, Tapi Jangan Abaikan Kerja Pemerintah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:46

Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Belum Lapor LHKPN 2025, Mendes Yandri Punya Harta Rp20,95 Miliar Saat Awal Menjabat

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Israel Masih Tak Terima Rencana Damai Iran-AS

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:12

Kekayaan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Naik 83 Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:52

Universitas Binawan Buka Akses Penyetaraan Kualifikasi Nakes Indonesia di Uni Eropa

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:44

Selengkapnya