Berita

Menteri Luar Negeri Afghanistan Aamir Khan Muttaqi/Net

Dunia

Menlu Afghanistan: Dunia Harus Bekerjasama dengan Taliban

SELASA, 12 OKTOBER 2021 | 10:53 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Taliban tidak bisa melakukan reformasi dalam waktu dua bulan. Untuk itu dunia harus bekerjasama dan membina hubungan baik dengan Taliban.

Begitu yang dikatakan oleh Menteri Luar Negeri Afghanistan Aamir Khan Muttaqi dalam sebuah forum pada Senin (11/10), seperti yang dilaporkan Reuters.

"Masyarakat internasional perlu mulai bekerjasama dengan kami. Dengan ini kita akan dapat menghentikan ketidakamanan dan pada saat yang sama kita akan dapat terlibat secara positif dengan dunia," ujarnya.


Muttaqi mengatakan pemerintah Imarah Islam Taliban bergerak dengan hati-hati, tetapi masyarakat internasional tidak dapat berharap Taliban menyelesaikan reformasi hanya dalam kurun waktu beberapa minggu.

"Mereka memiliki banyak sumber keuangan dan mereka memiliki dukungan dan dukungan internasional yang kuat, tetapi pada saat yang sama Anda meminta kami untuk melakukan semua reformasi dalam dua bulan?" jelasnya.

Pemerintahan baru Afghanistan yang dipegang oleh Taliban mendapatkan banyak kecaman, khususnya terkait hak anak perempuan untuk mendapatkan pendidikan.

Bulan lalu, Taliban melarang anak perempuan di atas kelas enam untuk kembali ke sekolah.

Sejauh ini Taliban menolak memberikan alasan untuk mengizinkan anak perempuan kembali ke sekolah menengah, salah satu tuntutan utama masyarakat internasional.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan Taliban telah melanggar janji untuk menjamin hak-hak perempuan dan anak perempuan. Guterres menekankan, Taliban tidak bisa mendapatkan ekonomi jika perempuan dilarang bekerja.

"Alih-alih tekanan, dunia harus bekerja sama dengan kita," pungkas Muttaqi.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

Ngobrol Serius dengan Kapolri

Senin, 19 Januari 2026 | 05:45

Legislator Golkar Tepis Keterlibatan Bahlil soal Sawit Papua

Senin, 19 Januari 2026 | 05:25

Dokter Tifa: Keren Sekali Mobilnya, Bang Eggi!

Senin, 19 Januari 2026 | 04:59

Mahasiswa Harus jadi Subjek Revolusi Digital, Bukan Hanya Penonton

Senin, 19 Januari 2026 | 04:47

Kader Gerindra Papua Barat Daya Wajib Sukseskan Program Pemerintah

Senin, 19 Januari 2026 | 04:27

Perbakin Lampung Incar Banyak Medali di PON 2028

Senin, 19 Januari 2026 | 03:59

Pendidikan Bukan Persekolahan

Senin, 19 Januari 2026 | 03:48

Maruarar Sirait Dicap Warganet sebagai Penyelamat Konglomerat

Senin, 19 Januari 2026 | 03:24

Narasi Bung Karno Lahir di Jombang Harus jadi Perhatian Pemkab

Senin, 19 Januari 2026 | 02:59

Dankodaeral X Cup 2026 Bidik Talenta Pesepak Bola Muda Papua

Senin, 19 Januari 2026 | 02:45

Selengkapnya