Berita

Peternak ayam petelur menjerit harga jual di bawah standar/Net

Politik

Akan Ada Banyak Peternak Ayam yang Gulung Tikar Kalau Pemerintah Tak Cepat Ambil Sikap

SELASA, 12 OKTOBER 2021 | 09:59 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pemerintah harus cepat mengambil sikap untuk menyelamatkan peternak ayam petelur yang tengah dirundung kerugian. Karena harga jual telur ayam saat ini anjlok di angka Rp 15.000 per kilogram.

Bahkan, dalam demonstrasi di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin kemarin (11/10), para peternak ayam yang ditemui Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Anggia Erma Rini, mengaku harga beli di tingkat peternak hanya Rp 5.100/kg.

Sehingga, jika pemerintah tidak segera mengambil langkah taktis, akan ada banyak peternak yang terancam gulung tikar.


"Pemerintah harus hadir membela mereka karena harga telur hasil produksi mereka jatuh di bawah harga yang ditetapkan oleh pemerintah," kata Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas, kepada wartawan, Selasa (12/10).

Keadaan ini, lanjut Anwar, semakin bertambah parah karena harga jagung sebagai bahan pokok pakan ternak justru naik.

"Para peternak benar-benar sangat terpukul dan dirugikan, karena sudahlah biaya produksi mereka naik, harga jual mereka juga turun. Sehingga para peternak benar-benar terpukul dan akan terancam bangkrut," terangnya.

Ditambahkan Anwar, kondisi turunnya harga telur ayam itu juga tidak lepas dari ketidakpatuhan pengusaha besar yang kapasitas budidayanya melebihi aturan pemerintah. Akibatnya, pasokan telur melebihi angka permintaan pasar.

"Para pengusaha besar semestinya hanya boleh ikut melakukan budi daya sebanyak dua persen, sementara faktanya secara nasional sudah mencapai 15 persen. Jadi hal ini tentu jelas sudah melebihi porsi yang ditentukan oleh pemerintah," pungkasnya.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

Bomba Peduli Beri Makna Hari Ulang Tahun ke-5

Sabtu, 24 Januari 2026 | 16:06

Dharma Pongrekun Soroti Arah Ideologi Ekonomi dalam Pasal 33 UUD 1945

Sabtu, 24 Januari 2026 | 15:47

BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Jabar-Jakarta, Dua Pesawat Tambahan Dikerahkan

Sabtu, 24 Januari 2026 | 15:25

Tangan Trump Tiba-tiba Memar Saat Peluncuran Dewan Perdamaian Gaza, Ini Penyebabnya

Sabtu, 24 Januari 2026 | 15:01

DPR Minta Basarnas Gerak Cepat Evakuasi Warga Bandung Barat Terdampak Longsor

Sabtu, 24 Januari 2026 | 14:56

Tanah Longsor di Bandung Barat Tewaskan Delapan Orang

Sabtu, 24 Januari 2026 | 14:40

1.000 Guru Ngaji hingga Ojol Perempuan Belanja Gratis di Graha Alawiyah

Sabtu, 24 Januari 2026 | 14:26

Pencuri Gondol Bitcoin Sitaan Senilai Rp800 Miliar dari Korsel

Sabtu, 24 Januari 2026 | 14:18

Polisi Dalami Penyebab Kematian Influencer Lula Lahfah

Sabtu, 24 Januari 2026 | 13:54

Wakadensus 88 Jadi Wakapolda Bali, Tiga Kapolda Bergeser

Sabtu, 24 Januari 2026 | 13:31

Selengkapnya