Berita

Alexander Schallenberg resmi sebagai kanselir Austria yang baru pada Senin 11 Oktober 2021/Net

Dunia

Resmi Jadi Kanselir Austria, Alexander Schallenberg: Saya akan Bekerja Sama dengan Kurz

SELASA, 12 OKTOBER 2021 | 06:06 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

  Austria akhirnya melantik Alexander Schallenberg sebagai kanselir baru pada Senin (11/10) waktu setempat, setelah rekannya sesama anggota Partai Rakyat Austria (OVP) Sebastian Kurz mengundurkan diri di tengah penyelidikan korupsi yang menjeratnya.

Upacara pengambilan sumpah berlangsung di kantor Presiden Austria Alexander Van der Bellen di ibu kota Wina.

Schallenberg, yang sebelumnya adalah menteri luar negeri Austria, menyampaikan pidato pertamanya sebagai kanselir tak lama setelah pelantikannya, berjanji untuk melakukan yang terbaik untuk membawa stabilitas sistem politik negara, melanjutkan upaya yang bertujuan untuk mengatasi Covid-19 dan meningkatkan ekonomi yang dilanda pandemi.     


"Saya tentu saja akan bekerja sangat erat dengan Sebastian Kurz," katanya, seperti dikutip dari Russian Today.

"Bertindak dengan cara lain akan menjadi tidak masuk akal karena kepemimpinan Kurz yang memungkinkan OVP memenangkan dua pemilihan nasional," tambahnya.

Kanselir baru juga bersikeras bahwa tuduhan korupsi terhadap pendahulunya adalah palsu dan pada akhirnya akan terbukti bahwa mereka tidak ada apa-apanya.

Schallenberg adalah diplomat karir yang telah bekerja di Kementerian Luar Negeri selama lebih dari dua dekade dan diangkat menjadi FM pada Juni 2019. Pria berusia 52 tahun itu direkomendasikan untuk pekerjaan itu oleh pendahulunya dan sesama anggota partai konservatif OVP, Sebastian Kurz, yang mundur pada Sabtu (9/10).

Kurz mengundurkan diri untuk menyelamatkan koalisi partainya yang berkuasa dengan Partai Hijau di tengah penyelidikan korupsi terhadapnya.

Mantan Duta Besar Austria untuk Prancis Michael Linhart juga telah dikukuhkan sebagai menteri luar negeri baru selama upacara pelantikan Schallenberg.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya