Berita

Kadensus 88 Irjen Martinus Hukom/Net

Presisi

Kadensus 88 Tak Terganggu dengan Pernyataan Fadli Zon Bubarkan Densus

SELASA, 12 OKTOBER 2021 | 01:47 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kepala Detasemen Khusus (Kadensus) 88 Antiteror Polri Irjen Martinus Hukom tak ambil pusing atas pernyataan anggota DPR RI Fadli Zon yang menginginkan agar Densus 88 dibubarkan.

Menurut Hukom, apa yang dilakukan oleh Fadli Zon merupakan satu bentuk kritik dan ia mengaku tidak terganggu atas pernyataan itu.
"Kami tidak terganggu. Kami merasa bersyukur dan berterima kasih ada koreksi dari publik terhadap kami," kata Martinus kepada wartawan, Senin (11/10).

Kritik yang disampaikan, kata dia merupakan hal yang sangat lumrah lantaran Indonesia adalah negara yang menganut sistem demokrasi.

Kritik yang disampaikan, kata dia merupakan hal yang sangat lumrah lantaran Indonesia adalah negara yang menganut sistem demokrasi.

"Wong, Presiden saja boleh dikritisi dalam demokrasi. Artinya, kami menerima itu sebagai suatu konsekuensi kita dalam sistem demokrasi," ujarnya.

Namun, Martinus tak banyak komentar terkait tudingan Fadli yang menyebut Densus saat ini terlalu islamophobia. Menurutnya, hal itu merupakan bagian penilaian Fadli.

Jenderal polisi bintang dua itu menegaskan Densus 88 bertindak di bawah payung hukum, yang memungkinkan semua pihak menelusuri kinerja pihaknya.

"Pendekatan penegakan hukum menurut saya itu pendekatan yang paling fair, pendekatan yang paling terbuka. Semua bisa ditelusuri, apalagi dengan demokrasi, kemudian ada kebebasan pers, lalu kemudian ada sistem pengawasan berlapis," katanya.


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya