Berita

Ketua Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Khoirunnisa Nur Agustiyanti/Repro

Politik

Perludem Tak Pungkiri Keputusan Pemilu Dilaksanakan Februari Bisa Kandas, Lihat Anggota KPU Baru Dilantik April 2022

SENIN, 11 OKTOBER 2021 | 22:57 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Jadwal Pemilu Serentak 2024 masih juga belum diputuskan Komisi Pemilihan Umum (KPU), mengingat ada keinginan dari pemerintah agar hari H pelaksanaan berlangsung Mei 2024.

Tapi, di tengah persoalan ini ternyata keluar Keputusan Presiden 120/2021 tentang Pembentukan Panita Seleksi (Pansel) Calon Anggota KPU dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) periode 2022-2027, yang ditandatangani Presiden Joko Widodo pada 8 Oktober 2021.

Dalam beleid tersebut diangkat sejumlah orang untuk menjadi anggota Pansel. Menariknya, ada nama Juri Ardiantoro yang merupakan bekas Wakil Direktur Hukum dan Advokasi Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf Amin pada Pemilu Serentak 2019 silam.


Ketua Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Khoirunnisa Nur Agustiyanti, turut menyoroti nama-nama anggota Pansel calon anggota KPU dan Bawaslu ini. Melihat, selain Juri ada nama Edward Omar Sharif Hiariej yang tengah duduk sebagai Wakil Menteri Hukum dan HAM.

Menurut Ketua Perludem yang kerap disapa Ninis ini, patut kiranya semua pihak untuk memperhatikan secara seksama independensi Pansel dalam proses seleksi yang akan dimulai tahapannya pada bulan ini, dan akan berakhir hingga penetapan calon terpilih pada 6 bulan ke depan.

"Karena masa jabatan yang sekarang berakhir di April 2022, maka nanti yang terpilih mungkin akan dilantik setelah masa jabatan yang sekarang ini berakhir," ujar Ninis saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Senin sore (11/10).

Jika merefleksi ke tahapan seleksi sebelumnya, Ninis melihat biasanya di awal tahun nanti sudah ada anggota KPU dan Bawaslu terpilih yang baru. Hanya saja, dia meyakini ada tantangan yang akan dihadapi mereka.

"Yaitu, KPU-Bawaslu terpilih nanti harus bisa beradaptasi cepat untuk mempersiapkan Pemilu 2024, apalagi jika nanti terpilih orang-orang yang baru, yang mungkin belum memiliki latar belakang sebagai penyelenggara pemilu," ucapnya.

Dari dua persoalan itu, Ninis ditanya soal kemungkinan opsi jadwal Pemilu Februari 2024, yang sudah disiapkan anggota KPU periode 2017-2022, tidak dipilih sebagai ketetapan hari h Pemilu.

Menurutnya, bisa saja hal tersebut terjadi, mengingat tantangan dan juga proses seleksi calon anggota KPU dan Bawaslu periode 2022-2027 sudah masuk dalam proses pelaksanaan tahapan Pemilu 2024, jika opsi Pemilu dilaksanakan Februari.

"Nah ini memang masih menunggu keputusan penentuan jadwal pemilunya. Karena pemerintah maunya pemilu tidak di Februari, tapi di bulan Mei 2024," tutur Ninis.

"Tapi sebetulnya penentu akhir adalah KPU," tandasnya.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

Bomba Peduli Beri Makna Hari Ulang Tahun ke-5

Sabtu, 24 Januari 2026 | 16:06

Dharma Pongrekun Soroti Arah Ideologi Ekonomi dalam Pasal 33 UUD 1945

Sabtu, 24 Januari 2026 | 15:47

BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Jabar-Jakarta, Dua Pesawat Tambahan Dikerahkan

Sabtu, 24 Januari 2026 | 15:25

Tangan Trump Tiba-tiba Memar Saat Peluncuran Dewan Perdamaian Gaza, Ini Penyebabnya

Sabtu, 24 Januari 2026 | 15:01

DPR Minta Basarnas Gerak Cepat Evakuasi Warga Bandung Barat Terdampak Longsor

Sabtu, 24 Januari 2026 | 14:56

Tanah Longsor di Bandung Barat Tewaskan Delapan Orang

Sabtu, 24 Januari 2026 | 14:40

1.000 Guru Ngaji hingga Ojol Perempuan Belanja Gratis di Graha Alawiyah

Sabtu, 24 Januari 2026 | 14:26

Pencuri Gondol Bitcoin Sitaan Senilai Rp800 Miliar dari Korsel

Sabtu, 24 Januari 2026 | 14:18

Polisi Dalami Penyebab Kematian Influencer Lula Lahfah

Sabtu, 24 Januari 2026 | 13:54

Wakadensus 88 Jadi Wakapolda Bali, Tiga Kapolda Bergeser

Sabtu, 24 Januari 2026 | 13:31

Selengkapnya