Berita

Presiden Joko Widodo/Repro

Politik

Presiden Jokowi Keluhkan Penipuan dan Tindak Pidana Keuangan Digital yang Dialami Masyarakat Kecil

SENIN, 11 OKTOBER 2021 | 14:23 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Layanan keuangan digital yang semakin berkembang saat pandemi Covid-19 disambut baik Presiden Joko Widodo. Akan tetapi, disaat yang sama dia juga mengeluhkan maraknya penipuan dan tindak pidana keuangan digital.

Saat memberikan Keynote Speech dalam acara OJK virtual Innovation Day 2021, Jokowi mengatakan bahwa bank dan asuransi berbasis digital mulai marak bermunculan, termasuk berbagai macam e-payment yang menurutnya harus didukung.

"Gelombang digitalisasi yang terjadi beberapa tahun terakhir ini, yang dipercepat oleh pandemi Covid-19 harus kita sikapi dengan cepat dan tepat," ujar Jokowi dikutip melalui siaran kanal Youtube Sekretariat Presiden, Senin siang (11/10).


Bahkan dia mengungkapkan, penyelenggara fintech terus bermunculan, termasuk fintech syariah. Inovasi-inovasi financial technology ini semakin berkembang, yang salah satunya bisa dilihat dari fenomena sharing economy yang semakin marak dari ekonomi berbasis pear to pear hingga bussines to bussines.

Tetapi pada saat yang sama, Jokowi mendapat informasi banyaknya penipuan dan tindak pidana keuangan terjadi dan dialami masyarakat yang kesulitan menjangkau layanan keuangan konvensional.

"Saya mendengar masyarakat bawah yang tertipu dan terjerat bunga tinggi oleh pinjaman online yang ditekan dengan berbagai cara untuk mengembalikan pinjamannya," ucapnya.

Maka dari itu, Jokowi meminta jajarannya dan semua stake holder keuangan dan industri digital agar menjaga momentum perkembangan digitalisasi yang cepat ini. Salah satu caranya memperluas literasi keuangan dan digital.

"Harus dikawal, sekaligus difailitasi untuk tumbuh secara sehat, untuk perekonomian masyarakat kita," demikian Jokowi.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

Bomba Peduli Beri Makna Hari Ulang Tahun ke-5

Sabtu, 24 Januari 2026 | 16:06

Dharma Pongrekun Soroti Arah Ideologi Ekonomi dalam Pasal 33 UUD 1945

Sabtu, 24 Januari 2026 | 15:47

BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Jabar-Jakarta, Dua Pesawat Tambahan Dikerahkan

Sabtu, 24 Januari 2026 | 15:25

Tangan Trump Tiba-tiba Memar Saat Peluncuran Dewan Perdamaian Gaza, Ini Penyebabnya

Sabtu, 24 Januari 2026 | 15:01

DPR Minta Basarnas Gerak Cepat Evakuasi Warga Bandung Barat Terdampak Longsor

Sabtu, 24 Januari 2026 | 14:56

Tanah Longsor di Bandung Barat Tewaskan Delapan Orang

Sabtu, 24 Januari 2026 | 14:40

1.000 Guru Ngaji hingga Ojol Perempuan Belanja Gratis di Graha Alawiyah

Sabtu, 24 Januari 2026 | 14:26

Pencuri Gondol Bitcoin Sitaan Senilai Rp800 Miliar dari Korsel

Sabtu, 24 Januari 2026 | 14:18

Polisi Dalami Penyebab Kematian Influencer Lula Lahfah

Sabtu, 24 Januari 2026 | 13:54

Wakadensus 88 Jadi Wakapolda Bali, Tiga Kapolda Bergeser

Sabtu, 24 Januari 2026 | 13:31

Selengkapnya