Berita

KBRI Bandar Seri Begawan distribusikan bantuan sembako untuk PMI yang terdampak pembatasan Covid-19 di Brunei Darussalam/Ist

Dunia

Gandeng Bulan Sabit Merah, KBRI Bandar Seri Begawan Distribusikan PMI Terdampak Covid-19

SENIN, 11 OKTOBER 2021 | 11:43 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Lonjakan kasus Covid-19 membuat pemerintah Brunei Darussalam memberlakukan kebijakan pengetatan kegiatan masyarakat, yang turut berdampak bagi para Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Sejak pekan lalu, Brunei melakukan pengetatan pada sejumlah aktivitas di berbagai sektor usaha, mulai dari restoran hingga penjahit. Banyak di antaranya harus mengurangi kegiatan, bahkan tutup. Alhasil para pekerja terkena pengurangan penghasilan, hingga kehilangan pekerjaan.

Untuk itu, Kedutaan Besar RI (KBRI) Bandar Seri Begawan membagikan bantuan sembako kepada para PMI yang terdampak sebagai bentuk kepedulian.


Pembagian secara resmi diserahkan oleh Duta Besar RI untuk Brunei Darussalam Sujatmiko pada Jumat (8/10), ditandai dengan pelepasan kendaraan distribusi sembako.

Totalnya, KBRI Bandar Seri Begawan akan mendistribusikan 1.000 paket sembako kepada PMI. Mereka yang menerima bantuan adalah para pekerja yang terdampak dengan aturan baru dari pemerintah Brunei.

Dubes Sujatmiko menyebut, berdasarkan hasil survei secara daring dari akhir Agustus hingga 10 September lalu, sebanyak 34,8 persen PMI masih bekerja, 33,4 persen sudah tidak lagi bekerja, sementara 31,6 persen bekerja separuh waktu.

Jumlah PMI yang terdampak ini menjadi acuan kebutuhan bantuan sembako yang didistribusikan KBRI.

Adapun paket sembako yang dibagikan meliputi beras, gula, mie instan, kopi, teh, minyak goreng, ikan kaleng. Produk-produk yang dibagikan adalah produk impor dari Indonesia kecuali yang tidak ada dari Indonesia.

Distribusi sembako dilakukan oleh seluruh staf KBRI Bandar Seri Begawan ke semua wilayah di Brunei yang berisi para PMI terdampak.

Untuk daerah-daerah yang dianggap "zona merah" Covid-19, memperhatikan berbagai larangan yang diterapkan pemerintah Brunei. Sehingga distribusi juga menggandeng Bulan Sabit Merah Brunei Darussalam.

Menurut keterangan KBRI pada Senin (11/10), saat ini proses pembagian sembako masih terus berlangsung.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

Ngobrol Serius dengan Kapolri

Senin, 19 Januari 2026 | 05:45

Legislator Golkar Tepis Keterlibatan Bahlil soal Sawit Papua

Senin, 19 Januari 2026 | 05:25

Dokter Tifa: Keren Sekali Mobilnya, Bang Eggi!

Senin, 19 Januari 2026 | 04:59

Mahasiswa Harus jadi Subjek Revolusi Digital, Bukan Hanya Penonton

Senin, 19 Januari 2026 | 04:47

Kader Gerindra Papua Barat Daya Wajib Sukseskan Program Pemerintah

Senin, 19 Januari 2026 | 04:27

Perbakin Lampung Incar Banyak Medali di PON 2028

Senin, 19 Januari 2026 | 03:59

Pendidikan Bukan Persekolahan

Senin, 19 Januari 2026 | 03:48

Maruarar Sirait Dicap Warganet sebagai Penyelamat Konglomerat

Senin, 19 Januari 2026 | 03:24

Narasi Bung Karno Lahir di Jombang Harus jadi Perhatian Pemkab

Senin, 19 Januari 2026 | 02:59

Dankodaeral X Cup 2026 Bidik Talenta Pesepak Bola Muda Papua

Senin, 19 Januari 2026 | 02:45

Selengkapnya