Berita

Ketua DPD RI, LaNyalla Mahmud Mattalitti/Net

Nusantara

Apresiasi Para Relawan, Ketua DPD RI: Program Vaksinasi Harus Dipercepat

SENIN, 11 OKTOBER 2021 | 01:00 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Ketua DPD RI, LaNyalla Mahmud Mattalitti, mengapresiasi peran organisasi Lembaga Anti Korupsi Republik Indonesia (LAKRI) dan Laskar Siliwangi Indonesia (LSI) yang menyelenggarakan program Gerakan Hayu Vaksin, di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Jawa Barat.

Menurutnya, program vaksinasi memang perlu dipercepat sehingga Indonesia bisa segera keluar dari situasi pandemi Covid-19.
Percepatan penting dilakukan oleh karena vaksinasi di Indonesia masih berada di kisaran angka 40 persen dari jumlah penduduk penerima vaksin.

"Untuk mencapai kekebalan komunal, kita membutuhkan penyebaran vaksinasi minimal 70 persen dari jumlah penduduk penerima vaksin," kata LaNyalla dalam sambutannya secara virtual, Minggu (10/10).

"Untuk mencapai kekebalan komunal, kita membutuhkan penyebaran vaksinasi minimal 70 persen dari jumlah penduduk penerima vaksin," kata LaNyalla dalam sambutannya secara virtual, Minggu (10/10).

Untuk melakukan percepatan penyebaran vaksinasi, Senator asal Jawa Timur itu menilai memang harus ditempuh dengan program-program yang digelar oleh organisasi maupun perusahaan.

"Sehingga kita harus berikan apresiasi kepada LAKRI dan LSI yang telah membantu pemerintah dalam percepatan pemerataan vaksinasi nasional," tutur LaNyalla.

Namun, LaNyalla juga mengingatkan bahwa vaksinasi bukanlah obat anti Covid-19. Vaksinasi ditujukan untuk peningkatan kekebalan tubuh terhadap serangan virus. Sehingga, LaNyalla meminta kepada mereka yang telah menerima suntikan vaksin jangan lantas melepas masker dan meninggalkan budaya 3M yang selama ini telah kita jalani.

"Meskipun vaksinasi sudah dilakukan, protokol kesehatan harus tetap diterapkan seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, harus tetap dilakukan, terutama di lokasi kerumunan atau tempat-tempat umum," pesan LaNyalla.

Dikatakannya, Presiden Joko Widodo dalam beberapa kesempatan meminta jajaran terkait dalam pemerintahan untuk mendorong percepatan program vaksinasi. Termasuk kepada pemerintah daerah, Presiden juga mengingatkan agar melibatkan semua elemen masyarakat untuk membantu percepatan program vaksinasi.

"Sehingga, upaya yang dilakukan LAKRI dan LSI ini sudah seharusnya diikuti oleh elemen masyarakat atau organisasi masyarakat yang lainnya, agar proses vaksinasi di Jawa Barat dapat lebih cepat dilakukan," ujar LaNyalla.

Sebab, LaNyalla menyebut hanya dengan percepatan program vaksinasi kita dapat mencapai target kekebalan komunal atau herd immunity. Kekebalan komunal ini sangat penting dikejar, karena masih adanya ancaman serangan gelombang ketiga seperti sempat terjadi di Singapura dan Malaysia.

"Tentu kita berharap tidak menyebar ke Indonesia. Semoga ikhtiar positif yang dilakukan LAKRI dan LSI dapat memberi manfaat nyata sebagai kerja konkret organisasi dalam rangka pengabdian kepada nusa dan bangsa," harap LaNyalla.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya