Berita

Kongres Partai Pelopor di Hotel Acacia, Jakarta Pusat, Sabtu , 9 Oktober/RMOL

Politik

Fokus Selesaikan Persoalan Politik hingga Tingkat Desa, Partai Pelopor Putuskan Ubah Nama

SABTU, 09 OKTOBER 2021 | 19:31 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Partai Pelopor bakal berganti nama jelang pemilu 2024 mendatang. Nama baru ini lahir dari keprihatinan kondisi bangsa.

Ketua Partai Pelopor. Eko S Santjojo mengatakan, pihaknya melihat kondisi politik, sosial hingga kemasyarakatan Indonesia belakangan semakin memperlihatkan kemerosotan.

"Degradasi politik bangsa hari ini, ditambah keringnya politik nasional muncul buzer-buzer bayaran," kata Eko dalam Kongres Partai Pelopor di Hotel Acacia, Jakarta Pusat, Sabtu (9/10).


"Cebong kampret imbas politik devide et impera, ini sesuatu yang tidak diinginkan Bung Karno apalagi Bung Karno bapak persatuan," sambungnya.

Untuk itu, dengan nama baru Eko menyebut arah dan tujuan Partai Pelopor menjadi terobosan yang berbeda dari partai lainnya. Apalagi katanya, Partai Pelopor ke depan fokus kepada pemilih di pedesaan.

"80 persen pemilih legislatif ada di desa, ini jadi konsen kita, kita bicara soal teritorial segmen subjek perjuangan teritori ada di locus karena di desa kita mencreated pelopor dengan kemasan baru," tegas Eko.

Wacana pergantian nama pun mendapat respon baik dari para kader yang hadir di kongres hari ini.

Meski nantinya memiliki nama baru, Eko menyebut nilai-nilai partai yang sebelumnya sudah ada tidak akan luntur.

"Nama kita harus kita ganti terlebih dahulu bukan berarti meninggalkan sejarah, kemasan baru Partai Pelopor harus menyesuaikan diri dengan kebutuhan itu," ucap Eko.

Dalam kongres Eko pun menyebut nama baru Partai Pelopor dengan Partai Kebangkitan Desa (Perkasa).

Kongres Partai Pelopor ini mengangkat tema "Konsolidasi Menuju Pemilu 2024" dengan para peserta kongres dihadiri oleh perwakilan delegasi dari seluruh provinsi di Indonesia.

"Bapak ibu sekalian, dalam kesempatan ini forum terhormat kongres Partai Pelopor 2021 syukur alhamdulilllah dihadiri 34 delegasi yang mewakili provinsi," tambah Ketua Panitia Kongres, Ristiyanto.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

Bomba Peduli Beri Makna Hari Ulang Tahun ke-5

Sabtu, 24 Januari 2026 | 16:06

Dharma Pongrekun Soroti Arah Ideologi Ekonomi dalam Pasal 33 UUD 1945

Sabtu, 24 Januari 2026 | 15:47

BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Jabar-Jakarta, Dua Pesawat Tambahan Dikerahkan

Sabtu, 24 Januari 2026 | 15:25

Tangan Trump Tiba-tiba Memar Saat Peluncuran Dewan Perdamaian Gaza, Ini Penyebabnya

Sabtu, 24 Januari 2026 | 15:01

DPR Minta Basarnas Gerak Cepat Evakuasi Warga Bandung Barat Terdampak Longsor

Sabtu, 24 Januari 2026 | 14:56

Tanah Longsor di Bandung Barat Tewaskan Delapan Orang

Sabtu, 24 Januari 2026 | 14:40

1.000 Guru Ngaji hingga Ojol Perempuan Belanja Gratis di Graha Alawiyah

Sabtu, 24 Januari 2026 | 14:26

Pencuri Gondol Bitcoin Sitaan Senilai Rp800 Miliar dari Korsel

Sabtu, 24 Januari 2026 | 14:18

Polisi Dalami Penyebab Kematian Influencer Lula Lahfah

Sabtu, 24 Januari 2026 | 13:54

Wakadensus 88 Jadi Wakapolda Bali, Tiga Kapolda Bergeser

Sabtu, 24 Januari 2026 | 13:31

Selengkapnya