Presiden Joko Widodo dan miniatur kereta cepat/Net
Presiden Joko Widodo dan miniatur kereta cepat/Net
Bekas Wakil Ketua DPR RI dari fraksi PKS, Fahri Hamzah, ialah sosok yang menganggap demikian, setelah mendengar keputusan Jokowi memakai APBN sebagai sumber pendanaan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung, yang diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) 93/2021 Perubahan atas Perpres 107/2015 tentang Percepatan Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Kereta Cepat Antara Jakarta dan Bandung.
Menurut Fahri, beleid terbaru yang ditandatangani Jokowi pada 6 Oktober 2021 tersebut cukup jelas memperlihatkan kewenangan eksekutif yang semakin kuat dalam hal pengelolaan APBN. Padahal dalam hal budgetting, disinggung Fahri, ada kewenangan DPR RI sehingga pemerintah tidak sewenang-wenang mengubah alokasi pendanaan di dalam APBN.
Populer
Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36
Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00
Senin, 25 Mei 2026 | 08:33
Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43
Senin, 25 Mei 2026 | 23:14
Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19
Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34
UPDATE
Selasa, 02 Juni 2026 | 00:11
Selasa, 02 Juni 2026 | 00:03
Senin, 01 Juni 2026 | 23:48
Senin, 01 Juni 2026 | 23:07
Senin, 01 Juni 2026 | 23:00
Senin, 01 Juni 2026 | 22:55
Senin, 01 Juni 2026 | 22:46
Senin, 01 Juni 2026 | 22:35
Senin, 01 Juni 2026 | 22:25
Senin, 01 Juni 2026 | 22:18