Berita

Irjen Napoleon Bonaparte dan M. Kece/Net

Presisi

Polisi Bantah M. Kece Cabut Laporan Penganiayaan Irjen Napoleon

SABTU, 09 OKTOBER 2021 | 03:53 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi membantah klaim kuasa hukum Irjen Napoleon Bonaparte bahwa Muhamad Kosman alias M. Kece telah mencabut laporan penganiayaan.  

"Tidak ada permintaan pencabutan (laporan) dari MK. Yang ada adalah surat permintaan maaf KC kepada NB (Napoleon Bonaparte)," kata Brigjen Andi Rian saat dikonfirmasi, Jumat (8/10).

Andi menjelaskan, bukan mencabut laporan, melainkan M. Kece membuat surat permintaan maaf kepada Napoleon agar tidak lagi menjadi korban penganiayaan. Namun demikian, Andi belum merincikan lebih lanjut mengenai kapan surat tersebut dibuat oleh Kace.


"Konteksnya (Kece membuat surat) karena takut dianiaya lagi oleh NB," tambah Andi.

Sebelumnya, Tim kuasa hukum mantan Kadivhubinter Mabes Polri Irjen Napoleon Bonaparte, Ahmad Yani mengatakan bahwa Kece telah mencabut laporannya pada 3 September lalu. Oleh sebab itu, ia mengatakan bahwa seharusnya kliennya tak lagi menjadi tersangka.

Dia mendorong agar penyidik mengedepankan mekanisme restorative justice untuk menangani perkara itu. Dimana, kata dia, mekanisme itu merupakan salah satu janji Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

PJJ dan WFH Didorong Jadi Standar Baru di Jakarta

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:02

Prajurit di Perbatasan Wajib Junjung Profesionalisme dan Disiplin

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:00

Airlangga Bidik Investasi Nvidia hingga Amazon

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:42

Indonesia Jadi Magnet Event Internasional

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:26

Macron Cemas, Prabowo Tawarkan Jalan Tengah

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:23

Rismon Sianipar Putus Asa Hadapi Kasus Ijazah Jokowi

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:11

Polda Metro Terima Lima LP terkait Materi Mens Rea Pandji

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:09

Prabowo Jawab Telak Opini Sesat Lewat Pencabutan Izin 28 Perusahaan

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:26

Polisi Bongkar 'Pabrik' Tembakau Sintetis di Kebon Jeruk

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:16

Pesan Prabowo di WEF Davos: Ekonomi Pro Rakyat Harus Dorong Produktivitas

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:04

Selengkapnya