Berita

Molnupiravir/Net

Dunia

Malaysia Borong 150 Ribu Pil Antivirus Molnupiravir

KAMIS, 07 OKTOBER 2021 | 16:26 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Malaysia menandatangani kesepakatan untuk pengadaan pil antivirus Molnupiravir, yang dikenal ampuh mengobati Covid-19.

Menteri Kesehatan Khairy Jamaluddin mengatakan, untuk hidup bersama dengan Covid-19, Malaysia akan menyediakan 150 ribu obat Molnupiravir untuk merawat pasien yang terpapar virus corona.

"Keputusan itu diambil sebagai bagian dari persiapan kita untuk transisi menuju fase endemik dan hidup dengna virus Covid-19," ujar dalam keterangan pada Kamis (7/10), seperti dikutip The Straits Times.


Meski begitu, Khairy menekankan, vaksinasi tetap diperlukan untuk mencegah dan mengurangi infeksi Covid-19 yang parah.

"Molnupiravir tidak bisa mencegah infeksi. Itu hanya bermanfaat bagi mereka yang sudah terinfeksi. Kita butuh keduanya untuk mengurangi beban Covid-19," jelas dia.

Molnupiravir dikembangkan oleh perusahaan farmasi Amerika Serikat dan Kanada, Merck, bersama dengan Ridgeback Biotherapeutics yang berbasis di Miami. Merck dikenal sebagai MSD di bagian lain dunia.

Studi menemukan bahwa Molnupiravir menurunkan tingkat rawat inap di rumah sakit hingga 50 persen dan efektif terhadap varian virus corona seperti Delta, Mu dan Gamma.

Molnupiravir hadir dalam bentuk pil dan menargetkan enzim yang dibutuhkan virus untuk membuat salinan dirinya sendiri dengan memasukkan kesalahan ke dalam kode genetiknya.

Data dari uji klinis menunjukkan bahwa obat tersebut paling efektif bila diberikan pada awal perjalanan infeksi.

Selain Malaysia, Singapura telah menandatangani perjanjian pasokan dan pembelian untuk obat tersebut pada Rabu (6/10).

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

Ngobrol Serius dengan Kapolri

Senin, 19 Januari 2026 | 05:45

Legislator Golkar Tepis Keterlibatan Bahlil soal Sawit Papua

Senin, 19 Januari 2026 | 05:25

Dokter Tifa: Keren Sekali Mobilnya, Bang Eggi!

Senin, 19 Januari 2026 | 04:59

Mahasiswa Harus jadi Subjek Revolusi Digital, Bukan Hanya Penonton

Senin, 19 Januari 2026 | 04:47

Kader Gerindra Papua Barat Daya Wajib Sukseskan Program Pemerintah

Senin, 19 Januari 2026 | 04:27

Perbakin Lampung Incar Banyak Medali di PON 2028

Senin, 19 Januari 2026 | 03:59

Pendidikan Bukan Persekolahan

Senin, 19 Januari 2026 | 03:48

Maruarar Sirait Dicap Warganet sebagai Penyelamat Konglomerat

Senin, 19 Januari 2026 | 03:24

Narasi Bung Karno Lahir di Jombang Harus jadi Perhatian Pemkab

Senin, 19 Januari 2026 | 02:59

Dankodaeral X Cup 2026 Bidik Talenta Pesepak Bola Muda Papua

Senin, 19 Januari 2026 | 02:45

Selengkapnya