Berita

Anggota DPR RI asal Papua, Laurenzus Kadepa/Net

Politik

Bela Pigai, Laurenzus Kadepa: Jawa Tengah Nama Provinsi, Bukan Suku

SELASA, 05 OKTOBER 2021 | 09:52 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tidak ada yang rasis di dalam kicauan pegiat HAM dari Papua, Natalius Pigai saat kicauannya menyinggung nama Presiden Joko Widodo dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Penegasan ini disampaikan langsung anggota DPR RI asal Papua, Laurenzus Kadepa sebagaimana diberitakan PasificPos.com, Selasa (5/10).

“Di Twitternya pak Natalius Pigai itu, beliau katakan Orang Jawa Tengah Jokowi, Ganjar. Mana Rasis? Rasis itu suku. Jawa Tengah itu nama provinsi, wilayah administratif, bukan suku,” ujarnya.


Laurenzus Kadepa menekankan bahwa Jawa Tengah merupakan nama provinsi, yang di dalamnya turut berhuni orang-orang dari bermacam suku.  

Alasannya selanjutnya, sambung Laurenzus Kadepa, kicauan Pigai juga langsung menyebut nama Jokowi dan Ganjar. Artinya, kicauan itu langsung kepada individu orang bernama Jokowi dan Ganjar.

Untuk itu, dia meminta agar pihak kepolisian segera memeriksa oknum – oknum yang menggiring Natalius Pigai untuk melakukan tindakan rasis.

“Padahal Pak Natalius Pigai tidak melakukan ujaran rasis di Twitter milik pribadinya,” sambungnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya