Berita

Mensos Tri Rismaharini saat marahi petugas PKH di Gorontalo/Net

Politik

Ketimbang Marah-marah, Sebaiknya Risma Evaluasi Seluruh Kebijakannya di Kemensos

SENIN, 04 OKTOBER 2021 | 20:57 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Ketimbang melakukan aksi marah-marah menghadapi berbagai masalah program keluarga harapan (PKH), Menteri Sosia Tri Rismaharini disarankan segera melakukan evaluasi setiap kebijakan yang dikeluarkan.

Demikian pendapat pengamat politik Universitas Nasional (Unas) Andi Yusran saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Senin malam (4/10).

Menurut Andi, Risma harus mengevaluasi implementasi program di kementerian yang di bawah kepemimpinannya. Setelah itu, Andi menyarankan Risma segera mengidentifikasi titik lemah kebijakannya.


Dalam pandangan Andi, keberhasilan program dan kebijakan dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti belum siapkan instrumen kebijakan, sumber dana dan SDM yang kurang mumpuni.


"Karena keberhasilan dari implementasi kebijakan itu dipengaruhi oleh banyak faktor seperti instrumen kebijakan yang belum siap, sumber dana dan SDM yang tidak mumpuni," demikian kata Andi.

Doktor politik Universitas Padjajaran itu, respons Risma menghadapi masalah dengan marah-marah tidak akan menyelesaikan masalah. Bahkan Andi kembali mengingatkan bahwa aksi marah-marah di berbagai tempat itu justru akan merusak citra partai asalnya DPIP dan Joko Widodo sebagai atasannya.

"Jadi harusnya dilakukan evaluasi menyeluruh bukannya respons parsial seperti marah-marah ke seseorang," pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Ombudsman RI Pelototi Tata Kelola Haji

Kamis, 23 April 2026 | 10:15

Kemlu Protes Spanduk "Rising Lion" Israel di RS Indonesia Gaza

Kamis, 23 April 2026 | 10:06

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp17.274 per Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 09:21

Kisah Epik Sang ‘King of Pop’: Film Biopik Michael Resmi Menggebrak Bioskop Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:18

Ketua KONI Ponorogo Sugiri Heru Sangoko Dicecar KPK Soal Pemberian Fee ke Sudewo

Kamis, 23 April 2026 | 09:15

MUI Minta Jemaah Haji Doakan Pemimpin Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:14

Bursa Asia Menguat: Nikkei Cetak Rekor

Kamis, 23 April 2026 | 09:07

Harga Minyak Kembali Tembus 100 Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 08:58

Wall Street Perkasa Berkat Donald Trump

Kamis, 23 April 2026 | 07:41

Pentagon Pecat Petinggi Angkatan Laut John Phelan di Tengah Gencatan Senjata

Kamis, 23 April 2026 | 07:25

Selengkapnya