Berita

Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Bukhori Yusuf/RMOL

Politik

Bukhori Yusuf: Apakah Ibu Kota Negara Baru Dapat Selesaikan Semua Masalah?

SENIN, 04 OKTOBER 2021 | 18:17 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Masih banyak persoalan yang lebih prioritas daripada harus menghabiskan waktu membahas draf Rancangan Undang Undang Ibukota Negara (RUU IKN).

Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Bukhori Yusuf mengatakan, rencana pemindahan ibukota negara dari DKI Jakarta ke Kalimantan Timur bukanlah satu hal mendesak untuk dibahas saat ini.

"Menurut kami belum saatnya untuk kemudian kita memaksakan diri dalam situasi yang kita punya, prioritas yang terbesar pada saat ini yaitu terkait dengan pemulihan ekonomi," kata Bukhori di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Senin (4/10).


Bukhori menyebutkan, saat ini ada empat isu krusial yang berdampak langsung pada masyarakat dan harus segera diselesaikan.

Pertama soal pengangguran, kemudian terkait lapangan kerja, ketiga terkait ekonomi dan terkait dengan masalah penegakan hukum.

"Itu empat persoalan yang sama sekali  masyarakat tidak melihat dan masyarakat juga tidak memberikan atensi apakah perlu melakukan pemindahan ibu kota sekarang atau tidak," terangnya.

Legislator Partai Keadilan Sejahtera ini mempertanyakan, apakah pemerintah yakin semua masalah-masalah tersebut dapat diselesaikan dengan memindahkan ibukota negata.

"Apakah IKN itu menyelesaikan masalah rakyat?" tanyanya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya