Berita

Wakil presiden Filipina Leni Robredo/Net

Dunia

Duterte Mundur dari Dunia Politik, Wakilnya Leni Robredo Siap Maju Jadi Capres Filipina

SENIN, 04 OKTOBER 2021 | 07:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Hanya beberapa saat setelah Rodrigo Duterte menyatakan mundur dari dunia politik, muncul pernyataan dari wakilnya saat ini, Leni Robredo, yang mengungkapkan kemungkinan untuk mencalonkan diri sebagai presiden Filipina berikutnya.

Juru bicara Robredo, Barry Gutierrez, mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Minggu (3/10), bahwa kritikus vokal dari perang narkoba kontroversial Duterte itu akan menyampaikan keputusannya pada minggu ini.

Gutierrez mengatakan kepada AFP bahwa dia belum menerima nominasi koalisi oposisi, dan akan mengumumkan keputusan dari Robredo sebelum batas waktu pengajuan pada 8 Oktober mendatang.


Duterte, yang secara konstitusional dilarang mencalonkan diri untuk masa jabatan kedua, pernah  menyatakan pada Agustus lalu bahwa dia akan mencalonkan diri sebagai wakil presiden. Namun, secara mengejutkan pada Sabtu (2/10) Duterte mengatakan ia akan pensiun.

Pernyataan itu disambut dengan skeptisisme yang mendalam di antara para analis.

Para analis merujuk pada pernyataan Duterte yang membuat pengumuman serupa pada September 2015, dengan mengatakan dia akan pensiun dari kehidupan publik untuk selamanya, namun tak lama disusul pengumuman pencalonannya sebagai presiden dua bulan kemudian.

Duterte sendiri belum menunjuk penggantinya, tetapi mengindikasikan putrinya Sara akan mencalonkan diri bersama ajudan lamanya Senator Christopher Go.

Survei menunjukkan Sara Duterte, putra mantan dictator yang memiliki nama sama dengan ayahnya Ferdinand Marcos, juara tinju Manny Pacquiao dan walikota Francisco Domagoso adalah kandidat terdepan di antara calon presiden potensial.

Pacquiao dan Domagoso telah mengumumkan bahwa mereka maju, sementara dua lainnya belum mengonfirmasi.

Musim pemilihan Filipina dimulai pada hari Jumat ketika selebriti dan tokoh politik berbondong-bondong ke kantor komisi pemilihan untuk mengajukan pencalonan mereka.

Proses tersebut meluncurkan kampanye tujuh bulan yang biasanya ramai dan mematikan untuk lebih dari 18.000 posisi.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya