Berita

Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Syarief Hasan/Repro

Politik

Demokrat Desak Pemerintah Lobi-lobi Arab Saudi Beri Izin Umrah Indonesia

SENIN, 04 OKTOBER 2021 | 02:59 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Keputusan dari pemerintah Arab Saudi masih belum melunak untuk Indonesia, agar supaya jemaah umroh diberikan izin dan akses masuk ke tanah suci Mekkah.

Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Syarief Hasan, mendesak pemerintah melakukan lobi-lobi secara intensif bersama Pemerintah Arab Saudi terkait izin pelaksanaan ibadah umrah bagi masyarakat Indonesia.

Teranyar, Syarief menerima informasi dari pemberitaan Saudi Gazette yang menyebut Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengumumkan kapasitas jemaah yang diizinkan umrah dan shalat di Masjidil Haram bertambah.


Dari keputusan baru tersebut pemeritah Arab Saudi mengizinkan sekitar 70 ribu menjadi 100 ribu jemaah per hari. Namun, dia menyayangkan jemaah asal Indonesia yang belum mendapatkan izin sama sekali untuk beribadah di Masjidil Haram.

Sedangkan Konsul Jenderal KJRI Jeddah mengonfirmasi, jemaah asal Indonesia memang belum diizinkan umrah dan beribadah di Masjidil Haram sampai sekarang.

Terkait hal tersebut, Syarief memandang Pemerintah Indonesia harusnya bisa meyakinkan pihak Saudi agar segera membuka pintu bagi jemaah Indonesia.

"Kebijakan seperti ini harusnya bisa dikomunikasikan dengan pihak Saudi sehingga jamaah asal Indonesia dapat kembali beribadah dan melaksanakan umrah di Masjidil Haram," ujar Syarief dalam keterangan tertulisnya, yang diterima Senin dini hari (4/10).

Syarief menilai posisi Indonesia punya daya tawar dengan Arab Saudi , karena jumlah penduduk muslimnya terbesar di dunia.

"Sehingga, Pemerintah harus terus melakukan lobi dengan intensif Pemerintah Saudi," imbaunya.

Bahan lobi dan negoiasi yang dipakai Indonesia mengembalikan kedudukan Indonesia adalah dengan meyakini bawa pemerintah bisa membeirkan jaminan keamanan ke Arab Saudi dengan menunjukkan data penanganan Covid-19 yang dalam tren membaik.

"Selama ini Pemerintah Indonesia telah dapat menurunkan angka penularan Covid-19 secara signifikan sekali. Harusnya, data tersebut ditunjukkan kepada Pemerintah Saudi sehingga menjadi penguat agar jemaah asal Indonesia mendapatkan izin melaksanakan umrah," demikiajn Syarief.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

UPDATE

Update: Korban Jiwa Longsor Bandung Barat 16 Orang

Minggu, 25 Januari 2026 | 21:52

Dede Sulaeman Wafat, Rencana MSBI Datangi Kantor FIFA di Zurich Dijadwal Ulang

Minggu, 25 Januari 2026 | 21:35

Kapolri Naikkan Pangkat Dua Anggota Polisi yang Tewas Tertabrak Truk TNI

Minggu, 25 Januari 2026 | 21:33

Kabar Duka Mantan Striker Timnas Dede Sulaeman Wafat di Lapang Bola

Minggu, 25 Januari 2026 | 20:58

Saut Minta KPK Selidiki Sengkarut Coretax

Minggu, 25 Januari 2026 | 20:50

PT ARA Bantah Gunakan Dokumen Palsu

Minggu, 25 Januari 2026 | 20:26

Debut Apik Raymond-Joaquin

Minggu, 25 Januari 2026 | 19:46

Tim Hukum Nadiem Makarim Tak Siap Hadapi JPU

Minggu, 25 Januari 2026 | 19:32

Wapres Gibran Minta Maaf ke Korban Longsor Bandung Barat

Minggu, 25 Januari 2026 | 19:18

Korupsi Sektor Pajak Terjadi karena Penyelewengan Kekuasaan

Minggu, 25 Januari 2026 | 18:59

Selengkapnya