Berita

Papua Nugini jual 40 unit mobil Maserati yang dibeli menjelang KTT APEC 2018/Net

Dunia

Menyesal Beli Mobil Mewah Agar Terlihat Keren, Papua Nugini Jual 40 Unit Maserati

MINGGU, 03 OKTOBER 2021 | 12:03 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Hanya tiga tahun setelah dibeli, puluhan mobil mewah Maserati Quattroporte milik pemerintah Papua Nugini dijual dengan diskon.

Menjelang KTT APEC 2018, mantan Perdana Menteri Peter O'Neill memerintahkan untuk membeli 40 unit Maserati hanya untuk mengesankan para pemimpin kawasan.

Armada Maserati yang ditujukan untuk menyambut para pemimpin dunia dibeli dari diler di Sri Lanka, diterbangkan dengan jet jumbo sewaan. Satu mobil ketika itu dihargai 500 ribu kina atau Rp 2 miliar, sehingga Papua Nugini menghabiskan total 20 juta kina.


Pembelian itu memicu kontroversi. Bahkan ketika itu, banyak pemimpin dunia yang hadir justru menolak untuk mengendarai mobil mahal tersebut.

Tetapi O'Neill menegaskan pemerintah tidak akan kehabisan dana hanya dengan membeli mobil

Setelah tiga tahun berlalu, dan O'Neill sudah mengundurkan diri pada 2019, pemerintah Papua Nugini mengakui kesalahannya.

Menteri Keuangan John Pundari mengatakan, mobil-mobil itu akan dijual dengan harga 400 ribu kina, yang artinya negara rugi 20 persen.

“Jika kami memiliki pandangan ke depan, Maserati tidak akan dibeli sejak awal. Saya tidak tahu alasan mengapa kami memutuskan untuk membeli Maserati dan sekarang kami terjebak dengan dilema ini," ujar Pundari, seperti dikutip BBC.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak Demi Penataan Kawasan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:59

Lahan Huntap Korban Bencana Harus Segera Dituntaskan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:52

Ini Identitas Delapan Orang dan Barbuk OTT Pejabat Pajak Jakut

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:12

Larangan Tambang Emas Rakyat, Kegagalan Baca Realitas

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:58

Pelapor Pandji Dianggap Klaim Sepihak dan Mencatut Nama NU

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:30

Romantisme Demokrasi Elektoral dan Keliru Baca Kedaulatan

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:08

Invasi AS ke Venezuela Bisa Bikin Biaya Logistik Internasional Bengkak

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:45

Khofifah Ajak Pramuka Jatim Sukseskan Ketahanan Pangan dan MBG

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:23

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Klok Dkk Siap Melumat Persija Demi Amankan Posisi

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:40

Selengkapnya