Berita

Pasukan Taliban/Net

Dunia

Taliban Kerahkan Batalyon Pasukan Bunuh Diri "Lashkar-e-Mansoori" ke Perbatasan

MINGGU, 03 OKTOBER 2021 | 06:19 WIB | LAPORAN: ABDUL MANSOOR HASSAN ZADA

Taliban dilaporkan telah membentuk satu batalyon eksklusif yang berisi para pembom bunuh diri. Mereka dikerahkan ke perbatasan Afghanistan, khususnya di Provinsi Badakhshan yang berbatasan dengan Tajikistan dan China.

Begitu yang diungkapkan oleh Wakil Gubernur Provinsi Badakhshan Mullah Nisar Ahmad Ahmadi, seperti yang dilaporkan oleh Khaama Press, Sabtu (2/10).

Ahmadi mengatakan, batalyon tersebut diberi nama Lashkar-e-Mansoori atau "Tentara Mansur. Batalyon tersebut sama dengan batalyon yang melakukan serangan bunuh diri untuk menargetkan pasukan keamanan pemerintahan Afghanistan sebelumnya.


"Kekalahan AS tidak akan mungkin terjadi jika bukan karena batalyon ini. Orang-orang pemberani ini akan mengenakan rompi peledak dan akan meledakkan pangkalan AS di Afghanistan," kata Ahmadi.

"Mereka adalah orang-orang yang benar-benar tidak takut yang mengabdikan diri mereka untuk keridhaan Allah," imbuhnya.

Lashkar-e-Mansoori juga diperkuat dengan batalyon Badri313 yang dikenal sebagai salah satu kelompok militer paling lengkap dan modern yang ditempatkan di Bandara Internasional Kabul. Badri313 juga dikatakan terdiri dari semua pelaku bom bunuh diri.

Menjelang akhir pekan, sebuah ledakan terjadi di Kota Charikar, ibukota Provinsi Parwan. Ledakan dilaporkan akibat bentrokan antara ISIS dan Taliban.

Menurut sumber lokal, akibat dari ledakan tersebut, setidaknya empat orang dari kubu Taliban meninggal dunia dan 2 orang lainnya terluka.

Sejak Taliban berkuasa kembali di Afghanistan pertengan Agustus lalu, ISIS semakin aktif melancarkan serangan ke negara tersebut. meningkatkan serangan ke negara itu.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Hubungan Industrial Harmonis Fondasi Penting Tingkatkan Kinerja Pelindo

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:45

Kemhan Renovasi Sekretariat LVRI dan Bedah Rumah Veteran di 19 Provinsi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:22

Seribu Lebih Ponpes Kini Bisa Kelola Dapur MBG

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:45

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Polisi Tangkap Dua Orang Penghasut di Medsos terkait Pernyataan Prabowo soal Nuklir Iran

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:08

Pengusaha Nasional Didorong jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:55

IDCPC sebagai Instrumen Soft Power Diplomacy China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:35

Rencana Purbaya Kuasai Saham Whoosh Sudah Sampai ke Pemerintah China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:15

BGN Bidik Percepatan Pembangunan SPPG di Wilayah 3T

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:54

Perbankan Harus Beri Karpet Merah UMKM agar Naik Kelas

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:28

Selengkapnya