Berita

Erkin Tuniyaz ditunjuk sebagai kepala pemerintahan daerah Xinjiang/Net

Dunia

Lulusan Sekolah Hukum Partai Komunis China Ditunjuk Jadi Kepala Pemerintah Xinjiang

SABTU, 02 OKTOBER 2021 | 09:36 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Daerah Otonomi Uighur Xinjiang China Barat Laut menunjuk Erkin Tuniyaz sebagai kepala pemerintah daerah pada Kamis (30/9) waktu setempat, menggantikan Shohrat Zakir yang sebelumnya menyatakan pengunduran diri.

Penunjukkan Tuniyaz dilakukan selama pertemuan ke-29 Komite Tetap Kongres Rakyat Daerah Otonomi Uighur Xinjiang setelah mereka menyetujui pengunduran diri Zakir sebagai ketua pemerintah daerah Xinjiang.

Tuniyaz bukan orang baru di jajaran pemrintahan daerah Xinjiang, di mana ia pernah menjabat sebagai wakil ketua Departemen Organisasi Komite Xinjiang China dan wakil sekretaris Partai Hotan sebelum menjadi wakil ketua pemerintah daerah Xinjiang pada 2008.


Tuniyaz, pria kelahiran Desember 1961 di Prefektur Aksu Xinjiang itu belajar matematika di Changji Normal College antara tahun 1980 dan 1983, dan memperoleh gelar master di bidang ekonomi pada tahun 1999 dari Universitas Xinjiang.

Menurut resume Tuniyaz di people.com.cn, ia belajar hukum di Sekolah Partai Komite Sentral Partai Komunis China antara 2009 dan 2011 dan merupakan sarjana tamu senior di Sekolah Pemerintahan John F. Kennedy Harvard pada 2012.

Ia juga menjabat sebagai anggota tetap di Komite PKC Xinjiang.

Global Times
melaporkan Jumat (1/10) bahwa Tuniyaz pernah tampil di Dewan Hak Asasi Manusia PBB untuk menghafapi serangan Barat terkait masalah Xinjiang.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya