Berita

Adik kandung Arifin C Noor, Embi C Noor/Repro,

Politik

Bantah Diintervensi Orba, Keluarga Sutradara Film G30S/PKI: Pendekatannya juga Bukan Fiktif

SABTU, 02 OKTOBER 2021 | 00:24 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pihak keluarga Sutradara film Pengkhianatan G30S-PKI Arifin C Noor membantah bahwa pihaknya mendapat represi dari pemerintahan Orde Baru Soeharto saat prosesi pembuatan film tersebut.

Bantahan disampaikan Pegiat Seni, Budaya, dan Film, yang juga adik kandung dari Arifin C Noor, Embi C Noor, saat manjadi narasumber diskusi daring "Komunisme Gaya Baru di Zaman NOW" yang disiarkan live di YouTube FNN TV, Jumat sore (1/10).

"Saya tidak melihat intervensi (orba)," kata Embi.


Namun begitu, Embi menyatakan bahwa mendiang sang Kakak pada saat melakukan kegiatan keseniannya, dia selalu membuka ruang-ruang kompromi untuk membuat karya seni dalam hal ini film lebih kaya akan perspektif.

"Sama seperti film Jakarta '66 itu kan dulunya filmnya kan SOB, lalu dilarang oleh komunitas saat itu maka diganti dsb. Dan saya yakin pasti akan ada suatu diskusi-diskusi terkait dengan masalah memilah dan memilih tadi. Tetapi tentu saja dalam memilah dan memilih ini berdasarkan adu argumen tentang data-data," tuturnya.

"Jadi bukan pendekatan fiktif," imbuh dia menegaskan.

Embi menambahkan, pendekatan akurat dilakukan Arifin C Noor dalam pembuatan film yang menjadi tontonan wajib karena disiarkan di hampir semua stasiun televisi nasional pada zaman orde baru dulu.

"Ini akurat tapi penting, ini penting tapi mendesak, kira-kira seperti itu. Maka itulah akan dijadikan bahan rujukan untuk penulisan skenario. Karena itu saya tidak menyebutnya sebagai kompromi, dalam kehati-hatian dia, dia selalu dikembalikan kepada, mana yang paling banyak manfaatnya, kira-kira begitu," pungkasnya.

Turut hadir dalam diskusi daring tersebut antara lain Penulis Buku Menangkal Kebangkitan PKI: Strategi Perlawanan Nasional Menjaga Keutuhan NKRI, Ustaz Alfian Tanjung, Sejarawan Ridwan Saidi, Ketua Purnawirawan Pengawal Kedaulatan Negara (PPKN) Letjen TNI Mar (Purn) Suharto, Ketua Umum Gerakan Bela Negara (GBN) Brigjen TNI (Purn) Poernomo dan Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (KIB) M Adhie Massardi. Acara tersebut dipandu oleh host Wartawan Senior FNN Hersubeno Arief.


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya