Berita

KSAD Jenderal Andika Perkasa punya sejumlah faktor pendukung yang memperbesar peluang terpilih sebagai Panglima TNI/Net

Politik

Penuhi Sejumlah Kriteria Khusus, Andika Perkasa Lebih Berpeluang Jadi Panglima TNI

KAMIS, 30 SEPTEMBER 2021 | 08:59 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa dinilai lebih berpeluang menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI ketimbang Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono.

Namun begitu, keduanya sama-sama punya prestasi dan berdedikasi terhadap NKRI. Dengan kata lain, keduanya layak menjadi Panglima TNI menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto yang akan pensiun pada November 2021.

"Hanya saja, pemilihan Panglima TNI tidak semata atas dasar profesionalisme di bidang militer. Proses pemilihannya sangat kental bermuatan politis," kata pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M Jamiluddin Ritonga, kepada Kantor Berita Politik RMOL di Jakarta, Kamis pagi (30/9).


Oleh karena itu, kedekatan dan kepercayaan dari presiden akan sangat menentukan terpilihnya seorang menjadi calon Panglima TNI.

"Dari kriteria ini, tampaknya Andika Perkasa lebih memenuhi daripada Yudo Margono," jelas Jamiluddin.

Menurutnya, unsur kedekatan dengan mantan Kepala BIN AM Hendropriyono juga bisa menjadi garansi bagi Presiden Joko Widodo untuk memilih Andika Perkasa. Menguatkan kepercayaan Jokowi terhadap Jenderal Andika.

"Hal itu tidak dimiliki Yudo Margono. Yudo semata mentereng dari karier militernya, namun tidak ada yang menggaransi ke Presiden Jokowi. Tentu ini menjadi titik lemah Yudo Margono," tuturnya.

Selain itu, masih kata Jamiluddin, Andika Perkasa juga mendapat dukungan dari sebagian anggota DPR RI, khususnya anggota Komisi I. Hal itu menjadi modal kuat bagi Andika Perkasa saat menjalani uji kepatutan dan kelayakan. Setidaknya, tahapan ini akan lebih mudah dilalui Andika.

Sementara dukungan anggota Komisi I DPR RI terhadap Yudo Margono belum terdengar. Tentu ini juga menjadi titik lemah bagi Yudo manakala ikut uji kepatutan dan kelayakan di DPR RI.

"Melihat pertimbangan itu, tampaknya peluang Andika Perkasa akan lebih besar terpilih menjadi panglima daripada Yudo Margono," ucap Dekan FIKOM IISIP Jakarta 1996 ini.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Bandit Keuangan Terorganisir

Minggu, 20 September 2026 | 00:02

Perjuangkan Hak Retaker, Willy Aditya: Republik Berdiri dari Tangan Dokter

Sabtu, 19 September 2026 | 23:58

Kemenkeu Tahan SAL Rp200 Triliun di Bank Hingga Juli 2027

Sabtu, 19 September 2026 | 23:32

KSAD Siapkan Helikopter Mi-35M Buatan Rusia untuk Misi Kemanusiaan di Papua

Sabtu, 19 September 2026 | 23:21

Disorot Publik, Nusron Wahid Ternyata Sudah Mundur dari Pengurus Golkar

Sabtu, 19 September 2026 | 22:47

Sektor Pariwisata RI Stagnan, Indonesia Kalah Cepat dari Vietnam

Sabtu, 19 September 2026 | 22:34

Kopasgat dan Satgas Habema Tangkap Pentolan OPM Abdon Kisamdu

Sabtu, 19 September 2026 | 21:56

PP IPA Dukung Prabowo Gratiskan Biaya Pendidikan SD hingga Universitas Negeri

Sabtu, 19 September 2026 | 21:37

Selebgram Jule Tak Jadi Tersangka Meski Konsumsi Etomidate, Ini Penjelasan Polisi

Sabtu, 19 September 2026 | 21:31

Bongkar Praktik Shadow Economy WNA di Bali, Hotel Lokal Terancam Kalah Saing

Sabtu, 19 September 2026 | 20:31

Selengkapnya