Berita

Duta Besar China untuk Kanada Cong Peiwu/Net

Dunia

Dubes China untuk Kanada: Sudah Saatnya Kedua Negara Kembali ke Jalur yang Benar

KAMIS, 30 SEPTEMBER 2021 | 08:10 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Hubungan China-Kanada telah jatuh ke dalam kerusakan dalam beberapa tahun terakhir, terlebih setelah penahanan Kepala Keuangan Huawei Meng Wanzhou oleh Vancouver yang kemudian disusul ditangkapnya Michael Kovrig dan Michael Spavor di Beijing.

Setelah tercapai kesepakatan penting dengan Departemen Kehakiman AS pada Jumat (24/9), Meng akhirnya terbebas dari tuntutan dan bisa pulang ke China. Begitupun duo Michael, yang diizinkan kembali ke Kanada tak lama setelah pembebasan Meng.

Menyusul dua momen tersebut, Duta Besar Tiongkok untuk Kanada Cong Peiwu mendesak pihak Kanada untuk membawa kembali hubungan kedua negara ke jalur yang benar sesegera mungkin.


Saat berbicara pada resepsi online yang digelar Kedutaan Besar China di Kanada untuk merayakan ulang tahun ke-72 berdirinya Republik Rakyat China, Selasa (28/9), Cong mengatakan hubungan yang sehat dan stabil adalah untuk kepentingan bersama rakyat kedua negara.

"Hanya dengan menjunjung tinggi prinsip saling menghormati dan perlakuan yang sama, hubungan bilateral akan menuju ke arah yang benar," kata Cong, seperti dikutip dari Global Times, Rabu (29/9).

Senator Kanada Victor Oh memberikan tanggapannya dengan ngatakan masalah baru-baru ini antara kedua negara bisa diselesaikan, sehingga Kanada yakin bahwa dengan saling menghormati dan perlakuan yang sama, hubungan Kanada-Cina pasti akan mengantarkan situasi baru.

Berbicara sebagai tamu kehormatan, Victor mengatakan bahwa China telah memberikan pengalaman berharga dalam beberapa peristiwa, utamanya dalam memerangi epidemi Covid-19 dan mencapai pemulihan ekonomi.
 
Deng Jiachang, kepala Freemason China di Ottawa, yang juga hadir dalam acara tersebbut mengungkapkan keprihatinan mendalam tentang kemunduran dalam hubungan Kanada-China dalam beberapa tahun terakhir. Berharap dengan peristiwa baru-baru ini bisa menjadi pemulihan hubungan kedua negara.

"Saya senang melihat bahwa masalah telah diselesaikan dan berharap hubungan antara kedua negara akan kembali ke jalur yang benar sesegera mungkin karena ini adalah harapan bersama untuk semua yang terlibat," ujarnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya