Berita

Dubes Sung Y. Kim menilai bahwa ada peluang besar bagi perusahaan Amerika Serikat untuk berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi Indonesia/Net

Dunia

AS Lirik Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia, Peluang Emas untuk Bangkit Pasca Pandemi

RABU, 29 SEPTEMBER 2021 | 22:27 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pandemi Covid-19 masih belum enggan sirna dari muka bumi. Meski begitu, bukan berarti tidak ada harapan akan munculnya pelangi usai hujan. Pun harapan untuk bangkit pasca pandemi masih ada di depan mata.

Hal itu pula lah yang hendak dicapai oleh Amerika Serikat dan Indonesia dengan cara terus mempererat kerjasama.

"Seiring kita terus bekerja sama untuk mengakhiri pandemi, kita juga harus memetakan jalur untuk memperkuat hubungan ekonomi selama pemulihan pasca pandemi," ujar Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Sung Y. Kim, ketika berbicara di Jakarta Foreign Correspondents Club (JFCC) pada Rabu siang (29/9).


Terlebih ukuran ekonomi Amerika Serikat dan Indonesia tidak bisa dipandang sebelah mata. Hal itu akan sangat potensial untuk membangun kembali aspek perekonomian yang terganggu oleh pandemi.

"Ekonomi kita masing-masing, masih mengejutkan bagi saya bahwa tingkat perdagangan bilateral hanya sekitar 30 miliar dolar AS per tahun," sambungnya.

Padahal, Indonesia memiliki tingkat ekonomi yang mengesankan, yakni PBD 1 triliun dolar AS. Dia menilai bahwa Indonesia siap untuk pulih dengan cepat pada tahun 2022 dan tahun-tahun berikutnya.

Dubes Sung Y. Kim menilai bahwa ada peluang besar bagi perusahaan Amerika Serikat untuk berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi Indonesia. Pasalnya, terlepas dari pandemi, investasi asing langsung tumbuh hampir 17 pada paruh pertama tahun 2021.

"Kami berharap dapat memajukan peluang pasar bersama seiring dengan pertumbuhan Indonesia yang terus berlanjut," kata Dubes Sung Y. Kim.

Dia menekankan bahwa bidang yang diminati oleh Amerika Serikat adalah mengadvokasi kebijakan yang mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia, mendorong inovasi, dan memastikan akses pasar bagi perusahaan asing.

"Indonesia adalah negara dengan pertumbuhan ekonomi internet terbesar dan tercepat di ASEAN, dengan hampir 200 juta pengguna internet," kata Dubes Sung Y. Kim.

"Ekonomi digital saat ini diproyeksikan tumbuh dari 44 miliar dolar AS tahun lalu menjadi 124 miliar dolar AS pada tahun 2025," sambungnya.

Seiring dengan perluasan ekonomi digital Indonesia, rantai pasokan global akan memainkan peran penting. Dia menekankan bahwa perusahaan-perusahaan Amerika Serikat siap berkolaborasi untuk menghadirkan teknologi mutakhir yang berkualitas tinggi.

Di sisi lain, dia juga menegaskan bahwa Amerika Serikat siap untuk memperkuat upaya kolektifnya untuk membangun infrastruktur yang berkelanjutan dan tangguh di Indonesia melalui Kemitraan Membangun Kembali Dunia yang Lebih Baik.

"Presiden (Amerika Serikat Joe) Biden bekerja dengan para pemimpin G7 untuk mencapai kesepakatan tentang kemitraan infrastruktur yang didorong oleh nilai, standar tinggi, dan transparan yang dapat menawarkan manfaat jangka panjang, perlindungan, dan transparansi yang layak mereka dapatkan," terangnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Golkar: Jokowi Ikut Tren MBG karena Dekat dengan Dunia Warganet

Senin, 01 Juni 2026 | 13:12

Jawapos TV Tumbang, Televisi dan Radio Daerah Berguguran

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:24

UPDATE

Polda Metro Jaya Ajak Warga Manfaatkan Program Pemutihan Pajak hingga Akhir Agustus

Kamis, 04 Juni 2026 | 12:11

IIW Indonesia 2026 Dorong Investasi dan Kolaborasi Industri Global

Kamis, 04 Juni 2026 | 12:03

Indonesia dan Madagaskar Teken Dua Perjanjian Strategis

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:59

Sah! RUU P2SK Resmi Jadi UU, Purbaya Klaim Bisa Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:46

Pergantian Pimpinan BGN Harus Dibarengi Peningkatan Kualitas MBG

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:44

ICW Khawatir Ada Intervensi di Kasus MBG, Desak Kejagung Buka Proses Penyidikan ke Publik

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:37

Prabowo Pernah Minta BPKP Tak Ragu Usut Orang Dekat Sebelum Dadan Ditangkap

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:25

KPK Segel Rumah Wamen Imipas Silmy Karim dan Sejumlah Lokasi Lain

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:09

Menlu Sugiono Tegaskan Indonesia Harus Gaul dengan Semua Negara

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:06

Rupiah-IHSG Ambruk, Pengamat: Pasar Lebih Percaya Data, Bukan Pidato Pemerintah

Kamis, 04 Juni 2026 | 10:51

Selengkapnya