Berita

Wapres RI Maruf Amin/Net

Politik

"Biang Kerok" Turunnya Kepuasan Masyarakat pada Pemerintah karena Rendahnya Kinerja Wapres Maruf Amin

SELASA, 28 SEPTEMBER 2021 | 14:59 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Temuan menurunnya kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintah tidak bisa dibaca hanya karena kepemimpinan sosok Presiden Joko Widodo.

Demikian kata Direktur Riset Indonesian Presidential Studies (IPS), Arman Salam saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Selasa sore (28/9).

Menurut Arman, variabel yang paling signifikan membuat anjloknya kepuasan terhadap pemerintahan disebabkan oleh rendahnya angka kepuasan atas kinerja wakil presiden dan kabinet pembantu presiden.


Ia mengakui, sejak awal sudah memberi peringatan bahwa kinerja pemerintah terus mengalami penurunan.

"Menyedot anjloknya kepuasan terhadap pemerintahan adalah rendahnya angka kepuasan atas kinerja wakil presiden dan kabinet pembantu presiden," demikian kata Arman. .

Arman menyarankan, Presiden Joko Widodo segera menanggulangi rendahnya kepuasan masyarakat dengan cara memberikan porsi lebih pada Wakil Presiden Maruf Amin.

Selain itu, Arman meminta Jokowi segera melakukan evaluasi kinerja Wapres dan para pembantu lainnya di Kabinet.

Dengan demikian, tambah Arman, publik akan dapat segera merasakan kerja politik Wapres.

"Rendahnya kepuasan atas kinerja kabinet juga merupakan "biang kerok" turunnya kepuasan atas kinerja pemerintahan," pungkasnya.

Angka kepuasan pada Jokowi, kata Burhanuddin turun dari survei pada periode April 2021 yang mencatat kepuasan 64 persen dan pada Juli 2021 tercatat kepuasan masyarakat 59 persen.

Pada survei terbaru Indikator, lanjut Burhanuddin, masyarakat yang mengaku kutang puas tercatat 34 persen dan tidak puas sama sekali 2,4 persen.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya